Pemprov Sulbar Harap Mulok Bahasa Daerah Terus Dikembangkan di 6 Kabupaten

Avatar photo
Sekretaris Disdikbud Sulbar, Saifuddin (dok/Kominfo Sulbar)

MAMUJU, MASALEMBO.ID – Penggunaan bahasa daerah di Sulawesi Barat (Sulbar) kian mengalami penurunan, bahkan terancam punah. Menyikapi hal ini, sesuai arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulbar mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendorong upaya pelestarian bahasa lokal.

Baca Juga  LPTQ Sulbar Lakukan Persiapan Matang Jelang STQH Nasional XXVIII di Kendari

Sekretaris Disdikbud Sulbar, Saifuddin, mengemukakan bahwa berbagai langkah dapat dilakukan dalam upaya pelestarian bahasa daerah. Beberapa di antaranya adalah mengintegrasikan bahasa daerah ke dalam kurikulum pendidikan, menggunakan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari, serta mempromosikannya melalui media sosial dan festival budaya.

Baca Juga  DPMPTSP Sulbar Perkuat Kolaborasi Internal untuk Promosi Investasi yang Lebih Tepat Sasaran

“Seperti yang sudah dilakukan di Kabupaten Mamuju, yang telah menyusun buku bahasa daerah sebagai muatan lokal. Tentu, ini kami dorong juga untuk diterapkan di kabupaten lain,” ungkap Saifuddin.

Baca Juga  Pajak Alat Berat dan PAP Rendah,Alarm Bapenda Sulbar

Selain itu, Saifuddin menekankan pentingnya menonjolkan penggunaan bahasa daerah dalam setiap acara kebudayaan atau pertunjukan seni. Disdikbud Sulbar pun saat ini tengah merancang regulasi untuk memperkuat komitmen pelestarian bahasa daerah di enam kabupaten di Sulawesi Barat. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *