Pemkab Mateng Ikuti Gerakan Kembali Bersekolah, 298 Siswa Kembali ke Bangku Pendidikan

Avatar photo
Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras (dok: Kominfo Mateng)

MATENG, MASALEMBO.ID — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengikuti rapat virtual yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terkait gerakan kembali bersekolah, Sabtu (2/5/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Direktur Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta diikuti enam kepala daerah se-Sulawesi Barat beserta jajarannya.

Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam menekan angka anak putus sekolah di daerah.

Baca Juga  Semangat Membara, Pemdes Mesakada Bentuk Pengurus Kopdes Merah Putih

Dalam peluncuran program tersebut, sebanyak 27 siswa tingkat SMA di Mamuju Tengah berhasil dikembalikan ke bangku sekolah. Sementara itu, di tingkat kabupaten, Pemkab Mamuju Tengah telah mengembalikan 271 siswa tingkat SD dan SMP.

“Tahun kemarin kami juga sudah lakukan, dan tahun ini merupakan tahapan kedua pengembalian anak putus sekolah,” ujar Arsal saat ditemui di Aula A Kantor Bupati Mamuju Tengah.

Baca Juga  Perkuat Pengembangan Energi Bersih, Dinas ESDM Sulbar Bahas Strategi Pengelolaan PLTS Bersama UNDP Indonesia

Ia menjelaskan, gerakan kembali bersekolah di Mamuju Tengah telah digagas sejak 2025 melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan inovasi bertajuk Taki Sola.

Program tersebut difokuskan pada pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS) agar kembali mengenyam pendidikan formal.

Arsal berharap ke depan tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah di wilayahnya.

“Kita ingin anak-anak, paling tidak semuanya bisa tamat SMA,” tegasnya.

Baca Juga  Dinkes Sulbar Dampingi Implementasi RME di RS Pratama Salutambung

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju Tengah, Marhuding, menambahkan bahwa inovasi Taki Sola merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjangkau dan mengembalikan ATS ke sistem pendidikan.

Ia menegaskan, program tersebut akan terus diperkuat melalui pendataan, pendekatan persuasif, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna memastikan keberlanjutan pendidikan bagi seluruh anak di Mamuju Tengah. (ril/irs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *