POLMAN, MASALAMBO.ID — Insiden kecelakaan maut yang melibatkan seorang pelajar berusia 15 tahun terjadi di Jalan Poros Buttu Dakka, Dusun Lamongan, Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 14.30 WITA. Insiden tersebut mengundang duka mendalam, terutama bagi keluarga korban, karena nyawa remaja perempuan itu tak tertolong meski sempat dilarikan ke rumah sakit.
Korban diketahui bernama Mutmainna Mukrani (15), pelajar asal Desa Rappang Barat, Kecamatan Tapango. Saat kejadian, ia tengah mengendarai sepeda motor Honda Blade hitam bernomor polisi DC 2959 CP. Berdasarkan informasi awal, Mutmainna melaju dari arah selatan menuju utara di jalur utama yang cukup ramai pada jam tersebut.
Kapolsek Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, mengonfirmasi bahwa kecelakaan itu melibatkan kendaraan roda dua yang dikendarai korban dan sebuah truk merah bernomor polisi DD 9469 KA yang dikemudikan oleh Bakri (56), warga Desa Sidorejo. Keterangan para saksi menjadi dasar awal rekonstruksi kejadian.
“Dari keterangan saksi, sepeda motor yang dikendarai korban bergerak dari arah selatan menuju utara dan berusaha mendahului truk di depannya,” jelas AKP Sandy Indrajatiwiguna.
Dalam upaya mendahului truk tersebut, korban diduga tidak mampu mengendalikan motornya secara optimal. Ketika kehilangan keseimbangan, korban terjatuh tepat ke arah kolong truk, sehingga badan kendaraan berat itu melindas tubuh remaja malang itu.
Benturan fatal tersebut menyebabkan luka serius pada bagian dada serta lebam pada tangan kiri korban. Sejumlah warga dan pengendara yang melintas langsung memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi remaja itu ke Rumah Sakit Umum Daerah Pratama Wonomulyo. Namun sayang, nyawanya dinyatakan tidak tertolong setibanya di fasilitas kesehatan.
Sementara itu, pengemudi truk, Bakri, tidak mengalami luka. Kendaraan roda empat yang dikemudikannya juga tidak mengalami kerusakan berarti. Adapun sepeda motor korban mengalami kerusakan pada bagian standar kaki sebelah kiri, menandakan adanya benturan sebelum korban terjatuh.
Di lokasi kejadian, tiga saksi — Mulyono (60), Yoyok (37), dan Handana (21), seluruhnya warga Buttu Dakka — memberikan keterangan kepada pihak kepolisian. Mereka berada tak jauh dari lokasi saat insiden terjadi dan menjadi saksi langsung detik-detik kecelakaan itu.
Menindaklanjuti laporan, Personel Unit Lantas Polsek Wonomulyo yang dipimpin Panit Lantas Ipda Amiruddin Alle, bersama Aiptu Sabar dan Bripda Alfa Deans, bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kedua kendaraan langsung diamankan sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian masih mendalami sejumlah faktor, termasuk kondisi jalan, kecepatan kendaraan, serta potensi kelalaian. Polsek Wonomulyo mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada area jalur poros yang kerap dilalui kendaraan besar.
Insiden tragis ini kembali menjadi pengingat tentang pentingnya kehati-hatian saat berkendara, terlebih bagi pengendara muda yang masih dalam tahap belajar menguasai kendaraan. (ril/har)












