Jadi Pemandangan Berbahaya, Setiap Senin Jadi “Arena Hukuman” Siswa Terlambat SMPN 1 Wonomulyo

Avatar photo
Disiplin Yang Mengancam Keselamatan Nyawa Siswa

POLMAN.MASALEMBO.ID — Pemandangan puluhan siswa berdiri di luar pagar sekolah setiap hari Senin kembali menjadi sorotan di SMP Negeri 1 Wonomulyo. 

Para siswa yang datang terlambat tampak tertahan di depan gerbang sekolah, bahkan sebagian harus berdiri hingga ke bahu jalan raya yang ramai dilalui kendaraan besar dan sepeda motor.

Kondisi ini dinilai memprihatinkan karena berpotensi mengancam keselamatan para pelajar.dalam pantauan media terlihat siswa memenuhi area sempit di depan sekolah sementara arus lalu lintas tetap padat.

Baca Juga  Bau Akram Ditunjuk Plh Kadis Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Truk dan kendaraan roda dua melintas sangat dekat dengan para siswa yang berdiri di tepi jalan.

Wati, warga yang tinggal di sekitar sekolah, mengatakan kondisi tersebut Selalu terjadi setiap hari Senin dan disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Memang sering begitu setiap hari Senin, bahkan sudah bertahun-tahun terjadi,” ujarnya.

Baca Juga  BASARNAS Mamuju Berhasil Temukan Korban Terseret Arus Sungai di Sondoang-Kalukku

Hal senada disampaikan Ibu Asmani. Ia menilai kebijakan menahan siswa di luar pagar sekolah sangat berbahaya karena posisi para pelajar berada tepat di pinggir jalan yang padat kendaraan.

“Bahaya sekali itu pak. Kenapa tidak sekalian dimasukkan saja ke dalam pekarangan sekolah, jangan di luar karena berbahaya,” katanya.

Masyarakat menilai penegakan disiplin di lingkungan sekolah memang penting, namun diharapkan tetap mengedepankan keselamatan siswa.

Baca Juga  Herman Ditemukan Meninggal Dunia di Atas Perahu, Polairud Polman Lakukan Evakuasi

Salah seorang warga yang melintas juga mengatakan hal demikian 

” Cuma ini yang saya liat sekolah di kecamatan Wonomulyo padahal pekarangan sekolah nya sangat luas” ujar Udin 

Warga berharap pihak sekolah memperhatikan aspek keselamatan siswa tanpa harus menempatkan mereka di area bahu jalan yang rawan kecelakaan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *