POLEWALI, MASALEMBO.ID– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulawesi Barat resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Istana, Wonomulyo. Acara ini sekaligus menjadi momentum pelaksanaan Rapat Kerja DPD IMM Sulbar untuk merancang arah gerak organisasi ke depan.
Kegiatan pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, menunjukkan besarnya dukungan dan perhatian terhadap eksistensi serta peran strategis IMM dalam membangun daerah dan bangsa.
Dalam sambutannya, Ketua DPD IMM Sulbar, Albar Syam, menyampaikan pesan menyentuh kepada seluruh jajaran kepengurusan baru. “Bukan uang yang bisa menggerakkan masyarakat, tetapi hati yang tuluslah yang dapat membuat perubahan,” tegasnya.
Albar mengajak seluruh kader untuk tidak takut bergerak, berdaya, dan berdampak nyata bagi umat, bangsa, dan persyarikatan. Ia juga menegaskan komitmen IMM dalam menjaga marwah Muhammadiyah. “Jika ada yang menjelek-jelekkan Muhammadiyah, IMM akan selalu berada di garda terdepan untuk membela dan menjaga nama baik persyarikatan. Jadi, jangan ragukan kehendak IMM sebagai perpanjangan tangan Muhammadiyah,” tambahnya.
Sebagai langkah awal, Albar mengungkapkan bahwa DPD IMM Sulbar akan menjalankan tujuh program kerja utama, salah satunya adalah penguatan program Desa Binaan, yang merupakan kelanjutan dari inisiatif DPP IMM.
Dukungan juga datang dari Wakil Gubernur Sulawesi Barat yang memberikan pesan moril dan membuka ruang kolaborasi antara IMM dan pemerintah daerah. “Pemerintah Sulbar selalu terbuka jika IMM ingin mengadakan kegiatan kolaboratif, termasuk dalam menyampaikan kritik yang konstruktif terhadap kinerja pemerintahan,” ungkapnya.
Dengan semangat “Bergerak, Berdaya, Berdampak”, IMM Sulbar diharapkan mampu menjadi motor perubahan positif di tengah masyarakat dan terus berkontribusi aktif dalam membangun Sulawesi Barat yang lebih baik. (Wan/har)












