Disbudpar Majene-Unsulbar Jalin Kerja Sama, Ajak Pengunjung Snorkeling di Pantai Dato

Avatar photo
Pihak Fakultas Peternakan dan Perikanan Unsulbar dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemda Majene saat launching Diving Pantai Dato, Senin 2 Nopember 2026. (Masalembo/Egi)

MAJENE, MASALEMBO.ID – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Majene mengajak warga, terutama kalangan muda-mudi, untuk mencoba aktivitas snorkeling (selam permukaan) dan menyelam di Pantai Dato, Majene. Ajakan tersebut diserukan dalam kegiatan Launching Diving Pantai Dato yang dirangkaikan dengan Apel Siaga Pendapatan 100%, Senin (2/11/2026).

Program yang diinisiasi oleh Disbudpar Majene ini bertujuan untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menarik minat wisatawan.

Dalam pelaksanaannya, Disbudpar Majene menggandeng Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) sebagai mitra strategis.

Baca Juga  Optimalisasi Pelayanan Publik, Layanan SAMKEL Pembayaran Pajak Kendaraan Dibuka di Kantor Bupati Majene

Kepala Bidang Destinasi Disbudpar Majene, Muh Taslimsyah, menjelaskan bahwa kemitraan ini merupakan upaya untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ke Pantai Dato.

“Ini tentu diharapkan dapat meningkatkan kunjungan masyarakat ke Pantai Dato demi pendapatan asli daerah,” kata Muh Taslimsyah.

Untuk mendukung upaya itu, Taslimsyah menambahkan bahwa pihak Unsulbar telah menyiapkan dan akan menyewakan peralatan menyelam lengkap dengan pendampingan bagi pengunjung, sementara pihak Disbudpar berfokus pada kerja sama untuk menarik minat pengunjung datang ke lokasi wisata tersebut.

Baca Juga  Pjs Bupati Majene Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tanjung Batu

“Jadi teman-teman dari Unsulbar siapkan alatnya, kita tinggal bagian kerjasamanya, itu untuk menarik pengunjung,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Prodi Perikanan Tangkap Fakultas Peternakan dan Perikanan Unsulbar, Ady Jufri, mengatakan pihaknya telah menyiapkan personel dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang siap mendampingi wisatawan secara profesional. Terkait tarif, Ady merinci biaya yang perlu disiapkan oleh pengunjung.

“Untuk biaya snorkeling itu 50 ribu, kalau menyelam karena itu pakai tabung oksigen, itu 400 ribu,” ujarnya.

Baca Juga  Bapperida Sulbar Percepat Pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan, Perkuat Konektivitas Logistik

Selain menjadi ajang wirausaha bagi mahasiswa, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai proses edukasi serta bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.

Ady menambahkan bahwa kondisi pantai Dato cukup ideal untuk kegiatan snorkeling maupun menyelam. Setiap pengunjung yang datang dan ingin mencoba menjelajahi bawah laut akan disuguhkan pemandangan yang indah dari spot-spot yang ada di kawasan pantai Dato tersebut. (har/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *