Kisah Muhammad Yunus, Anak Petani Polman Jadi Wisudawan terbaik di Unhas

Avatar photo
Muhammad Yunus dan keluarga usai mengikuti acara Wisuda di kampus Universitas Hasanuddin Makassar, Kamis 2 Maret 2026. (Foto: Asrianto)

POLEWALI, MASALEMBO.ID – Kisah inspiratif datang dari anak kampung yang tinggal di wilayah pelosok pegunungan desa Amola, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar Sulawesi Barat. Muhammad Yunus, ia menjadi wisudawan terbaik Program Magister (S2) Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan.

Melalui kesederhanaannya, Muhammad Yunus (26) berhasil membuktikan bahwa Keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk meraih prestasi, termasuk menjadi wisudawan terbaik di perguruan tinggi.

Pada kegiatan wisuda berlangsung yang selama dua hari yaitu pada Rabu dan Kamis 1-2 April 2026 di Baruga AP Pettarani,Universitas Hasanuddin Makassar telah mengukuhkan 1.664 wisudawan program sarjana hingga doktor periode April 2026.

Dari jumlah tersebut, Muh Yunus dinobatkan sebagai wisudawan terbaik Fakultas Hukum Program Magister (S2).Ia meraih IPK 3,96 dengan predikat sangat memuaskan dengan waktu lama pendidikan 1 tahun 5 bulan. Gelar tersebut ia raih karena ketekunan dan semangatnya belajar.

Muh Yunus yang lahir pada tanggal 20 April 2000 merupakan anak sulung dari tiga bersaudara yang lahir dari pasangan suami istri Hapid dan Suarni, warga Dusun Tanete, Desa Amola, Kecamatan Binuang kabupaten Polewali Mandar, Sulbar.

Baca Juga  Efisiensi Anggaran, BPKAD Integrasikan Aplikasi SIPAMANDAR dengan Layanan Tanda Tangan Elektronik BsrE

Orang tuanya merupakan keluarga yang kurang mampu. Dia berprofesi hanya seorang petani kebun dan juga terkadang membuat gula aren.

Meskipun ekonomi keluarganya hanya berpenghasilan yang pas-pasan, namun berkat tekad dan kegigihannya, serta dukungan dari kedua orang tua, Muh Yunus akhirnya bisa menyelesaikan pendidikannya. Ia masuk ke Unhas tahun 2024 melalui jalur mandari dan selama kuliah ia tidak pernah mendapatkan beasiswa kuliah.

Kedua orang tuanya Hapid dan Suarni mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh anaknya. Meski sempat mengaku kesulitan untuk menutupi biaya kuliahnya, namun berkat usaha kedua orang tua mereka mampu mengatasi keterbasan itu.

“Kami ini cuma orang kampung, kurang mampu dan berpenghasilan dari kebun saja. Tapi kalau ada hasil kebun kami tabung dan simpan sebagai biaya kuliahnya. Apapun akan kami upayakan agar anak kami bisa kuliah,” katanya.

Baca Juga  Terungkap ! Rugikan Negara Rp254 Juta, Bendahara KONI Polman Resmi Jadi Tersangka

Camat Binuang Andi Saggaf Rahim mengaku sangat mengapresiasi atas prestasi Muh Yunus yang berasal dari wilayah pelosok.

“Kami atas nama pemerintah Kecamatan Binuang memberikan apresiasi dan selamat atas capaiannya karena untuk mencari SDM seperti adek Yunus ini sangat sulit,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa Amola Syamsuddin, yang mengaku sangat bangga atas prestasi warganya. Ia mengaku sebelumnya memang kerap berkomunikasi dan berdiskusi dengan Yunus saat ada hal penting demi kemajuan di wilayah desa Amola.

Kepada Desa Amola berharap semoga prestasi ini bisa menjadi motivasi dan penyemangat bagi masyarakat lain khususnya di Amola agar tetap mendukung anaknya dalam menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Sangat bangga atas prestasinya karena kali ini ada, rekor ini di wilayah Amola,” katanya.

Baca Juga  Warga Aeng Tongtong Gelar Kirab Pusaka, Bupati Fauzi: Warisan Leluhur Harus Dijaga Bersama

Sementara itu, pasca di wisuda S2, Muhammad Yunus bercita-cita ingin melanjutkan lagi pendidikan S3 nya di perguruan tinggi ternama, seperti UI, UGM, Unair atau Brawijaya.

“Rencana mau lanjut S3 kalau bisa dapat beasiswa. Mohon doa dan dukungannya semoga bisa terwujud,” tutupnya.

Selain meraih penghargaan sebagai wisudawam terbaik tahun akademik 2025/2026 di Unhas, sebelumnya Muh Yunus juga telah meraih beberapa prestasi sebagai juara 2 lomba artikel hukum nasional magister kenotariatan yang diselenggarakan oleh Kemenkumham Sulsel bekerjasama dengan Unhas pada tahun 2025. Ia juga pernah meraih penghargaan bersama timnya sebagai juara harapan dalam lomba Essay Universitas Gajah Mada (UGM)dan Badan Kerja Sama (BKS MKn PTN SE Indonesia yang digelar di Jogjakarta tahun 2024 lalu.

Berikut jenjang pendidikan Muh Yunus:
-SDN 061 Macera
-SMPN 2 Polewali
-SMAN 2 Polewali
-S1 STANI Parepare (2018-2023)
-S2 Unhas Makassar 2024-2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *