RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Bintang Tiga Digital dari BPJS

Avatar photo
Ilustrasi RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep (Masalembo.id)
Ilustrasi RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep (Masalembo.id)

SUMENEP, MASALEMBO.ID – Inovasi antrean online yang dijalankan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terbukti efektif menarik minat pasien. Lebih dari separuh pengguna layanan kini memilih memanfaatkan sistem ini, sebuah capaian yang membuat BPJS Kesehatan memberikan apresiasi khusus dan menjadikannya contoh transformasi layanan kesehatan digital di Madura.

Kepala Bagian SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Ary Udiyanto, menilai langkah tersebut sebagai bukti bahwa masyarakat tidak hanya siap menerima inovasi teknologi, tetapi juga merasakan langsung manfaatnya.

“Efektif sekali, harapannya bisa terus dipertahankan dan menjadi role model untuk rumah sakit lainnya,” ujarnya (15/08).

Pengakuan itu diwujudkan dalam penghargaan Bintang Tiga Transformasi Digital dari BPJS Kesehatan pusat. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Dr. Ir. Edwin Aristiawan, saat berkunjung ke RSUD dr. H. Moh. Anwar pada 11 Juli 2025.

Baca Juga  Libur Usai, Disiplin ASN Diuji: BKPSDM Sumenep Telusuri Ketidakhadiran Pasca Lebaran

Dalam kunjungan tersebut, Edwin meninjau berbagai layanan rawat jalan serta mengamati integrasi antrean online dengan aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, konektivitas ini menjadi kunci peningkatan mutu layanan sekaligus menciptakan pengalaman yang lebih nyaman bagi peserta JKN-KIS.

BPJS Kesehatan pusat menjelaskan bahwa penilaian transformasi digital meliputi lebih dari sekadar penggunaan antrean online. Indikator yang dinilai mencakup tingkat pemanfaatan Mobile JKN, integrasi data layanan, serta kesiapan sarana dan infrastruktur teknologi. Dari semua aspek itu, RSUD dr. H. Moh. Anwar dinyatakan unggul.

Baca Juga  Pembangunan KIHT di Sumenep: Manfaat Cukai dalam Mendorong Industri Tembakau Lokal

Bagi pasien, keberadaan antrean online membawa perubahan signifikan. Mereka dapat memesan jadwal berobat sesuai kebutuhan tanpa harus menunggu lama di rumah sakit. Sedangkan bagi tenaga medis, sistem ini membantu mengatur alur kerja lebih efisien dan terukur.

Manfaat positif juga dirasakan manajemen rumah sakit. Data antrean yang bisa dipantau secara real time memudahkan pengaturan jumlah petugas sesuai volume pasien, sehingga pelayanan menjadi lebih tertib, cepat, dan efektif.

Ary berharap terobosan ini menjadi inspirasi bagi lebih dari 30 rumah sakit mitra BPJS Kesehatan di Madura.
“Harapannya, ini bisa dijadikan contoh oleh fasilitas kesehatan lainnya demi mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga  Kemiskinan Sumenep Turun Nyata, Strategi Lintas Sektor Terbukti Efektif

BPJS Kesehatan optimistis kemitraan dengan RSUD dr. H. Moh. Anwar, serta rumah sakit lain di Madura, akan semakin kuat. Fokusnya adalah memastikan kualitas pelayanan terus meningkat dengan dukungan inovasi yang memudahkan akses kesehatan.

Selain penghargaan Bintang Tiga Transformasi Digital, RSUD dr. H. Moh. Anwar juga mencatat pencapaian lain. Pada awal Agustus 2025, rumah sakit ini berhasil lulus verifikasi kredensial BPJS Kesehatan sebagai rumah sakit tipe B. Pencapaian ini memperkuat posisinya sebagai rujukan utama bagi wilayah timur Madura. (Red/TH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *