Harga Beras Naik, Pemprov Sulbar Surati Pusat Minta Penyaluran Stok SPHP Bulog

Avatar photo
Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Barat. (Foto: Kominfo Sulbar)

MAMUJU, MASALEMBO.ID – Pemprov Sulbar yang dipimpin oleh Suhardi Duka dan Salim S Mengga, melalui tim pengendalian inflasi bersama Dinas Ketahanan Pangan menyurati Badan Pangan Nasional agar memberikan perhatian terkait kenaikan harga beras di lapangan.

Harga beras sendiri mengalami kenaikan beberapa hari belakangan seperti beras 10 kilogram yang awalnya dihargai Rp 130 ribu, saat ini sudah mencapai Rp 145 ribu.
“Padahal stok beras di gudang Bulog yang ada di Sulbar sangat banyak, namun sampai saat ini belum ada penyaluran karena belum ada instruksi dari pusat,” kata Kepala Dinas Pangan Sulbar Abd Waris Bestari.

Baca Juga  Ratusan Driver Ojol Terima Beras Gratis dari Gubernur Sulbar dan Bupati Mamuju

Sehingga, Pemprov Sulbar menyurat ke pemerintah pusat agar beras yang ada di Bulog bisa segera disalurkan kepada masyarakat.

“Tiga minggu terakhir ini harga beras mengalami kenaikan terus, semoga pemerintah pusat bisa segera memerintahkan Bulog melepas beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), karena sangat dinantikan masyarakat sebab kualitas bagus dan harganya murah,” ungkapnya.

Baca Juga  Lomba Desa Cantik 2025, Desa Palipi Soreang Lakukan Pertemuan Dengan BPS

Saat ini, komoditas lain masih relatif stabil harganya di pasaran baik itu cabai, bawang, minyak, gula dan bahan pokok lainnya.

“Kita meminta juga kepada masyarakat agar jangan membeli komoditas pangan secara berlebihan, ingat yang lain juga butuh. Jadi jangan menumpuk, kami yakin berdasarkan data yang masuk sampai Lebaran Idul Adha harga komoditas masih stabil,” tandasnya. (Adv)

Baca Juga  BPBD Sulbar Perkuat Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *