Harga Beras Naik, Pemprov Sulbar Surati Pusat Minta Penyaluran Stok SPHP Bulog

Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Barat. (Foto: Kominfo Sulbar)

MAMUJU, MASALEMBO.ID – Pemprov Sulbar yang dipimpin oleh Suhardi Duka dan Salim S Mengga, melalui tim pengendalian inflasi bersama Dinas Ketahanan Pangan menyurati Badan Pangan Nasional agar memberikan perhatian terkait kenaikan harga beras di lapangan.

Harga beras sendiri mengalami kenaikan beberapa hari belakangan seperti beras 10 kilogram yang awalnya dihargai Rp 130 ribu, saat ini sudah mencapai Rp 145 ribu.
“Padahal stok beras di gudang Bulog yang ada di Sulbar sangat banyak, namun sampai saat ini belum ada penyaluran karena belum ada instruksi dari pusat,” kata Kepala Dinas Pangan Sulbar Abd Waris Bestari.

Baca Juga  Dinas ESDM Sulbar Hadirkan Tata Kelola Pertambangan Lebih Pro Pemberdayaan Masyarakat

Sehingga, Pemprov Sulbar menyurat ke pemerintah pusat agar beras yang ada di Bulog bisa segera disalurkan kepada masyarakat.

“Tiga minggu terakhir ini harga beras mengalami kenaikan terus, semoga pemerintah pusat bisa segera memerintahkan Bulog melepas beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), karena sangat dinantikan masyarakat sebab kualitas bagus dan harganya murah,” ungkapnya.

Baca Juga  Sekretariat DPRD Sulbar Bersama Komisi I Gelar Rapat Kerja, Bahas KUA-PPAS 2026

Saat ini, komoditas lain masih relatif stabil harganya di pasaran baik itu cabai, bawang, minyak, gula dan bahan pokok lainnya.

“Kita meminta juga kepada masyarakat agar jangan membeli komoditas pangan secara berlebihan, ingat yang lain juga butuh. Jadi jangan menumpuk, kami yakin berdasarkan data yang masuk sampai Lebaran Idul Adha harga komoditas masih stabil,” tandasnya. (Adv)

Baca Juga  Komisi I DPRD Sulbar Bahas LKPJ Gubernur 2024, Fokus Evaluasi Program dan Kinerja OPD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *