Gubernur SDK Perintahkan Percepat Bantuan Korban Kebakaran Galung Tulu

Avatar photo
Suhardi Duka (dok: Kominfo Sulbar)

MAMUJU, MASALEMBO.ID – Merespons cepat musibah kebakaran yang menimpa warga Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) menginstruksikan jajarannya untuk segera mencairkan bantuan darurat. Perintah tegas ini disampaikan dalam rapat terbatas yang digelar di Ruang Rapat Gubernur Sulbar, Senin (2/3/2026).

Didampingi Sekretaris Daerah Junda Maulana dan para Asisten, Gubernur menekankan bahwa keselamatan dan kebutuhan dasar warga terdampak tidak boleh tertunda oleh birokrasi yang lambat.

Baca Juga  Puskesmas Pambusuang Buka Posko Layanan Kesehatan bagi Korban Kebakaran di Galung, Polman

Dalam arahannya, Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah musibah adalah prioritas utama. Ia meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk memangkas prosedur yang tidak perlu namun tetap menjaga tata kelola yang benar.

Gubernur meminta agar seluruh perangkat daerah terkait bergerak cepat, tepat, dan akuntabel dalam proses administrasi maupun penyaluran bantuan guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.

Baca Juga  Misteri Kasus Penggantian kWh Meter di Sumenep: PLN Dinilai Kurang Transparan

Menanggapi instruksi langsung tersebut, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulbar, Mohammad Ali Chandra, menyatakan kesiapannya untuk melakukan percepatan pengalokasian Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Arahan Bapak Gubernur sangat jelas, bahwa penanganan korban kebakaran harus menjadi prioritas. Kami di BPKAD akan memastikan pengalokasian BTT dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas serta transparansi pengelolaan keuangan daerah,” tegas Ali Chandra usai mengikuti rapat tersebut.

Baca Juga  Sandeq Silumba 2025, SDK: Mampu Hidupkan UMKM dan Ciptakan Silaturahmi

Chandra menambahkan bahwa BTT memang instrumen fiskal yang disiapkan khusus untuk kondisi darurat seperti bencana. Oleh karena itu, pihaknya akan bekerja ekstra agar dana tersebut segera cair.

“Kami akan berkoordinasi intensif dengan perangkat daerah teknis agar proses administrasi berjalan efektif, sehingga bantuan dapat segera dirasakan oleh masyarakat terdampak di Galung Tulu,” tambahnya. (ril/har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *