Gairahkan Kecintaan Sastra, Dispusip Mamuju Gelar Lomba Baca Puisi

Avatar photo
Salah satu peserta lomba baca puisi saat tampil. (Foto: Awal S/masalembo.id)

MAMUJU, MASALEMBO.COM – Di tengah upaya meningkatkan minat baca masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Mamuju menggelar lomba baca puisi bertema “Mamuju dalam Lintasan Waktu.” Puluhan peserta dari berbagai kalangan ikut andil mengikuti kegiatan yang diselenggarakan di Cafe Ruang Rindu ini.

Semangat membaca dan menulis puisi terpancar dari antusiasme para peserta. Mulai dari siswa sekolah dasar hingga masyarakat umum berbondong-bondong memamerkan kemampuan mereka dalam melantunkan bait-bait puisi. Setiap peserta diwajibkan membawakan dua buah puisi – satu puisi wajib dari panitia dan satu puisi bebas.

Baca Juga  Pemkab Mamuju Tengah Gelar Rakor Implementasi Satu Data Indonesia 2026

“Kami berharap melalui kegiatan ini, generasi muda Mamuju semakin akrab dengan khazanah sastra tanah air,” ungkap Kepala Dispusip Mamuju, Muhammad Fausan Basir.

Fausan menjelaskan, pemilihan tema “Mamuju dalam Lintasan Waktu” agar peserta dapat menggali inspirasi dari perjalanan sejarah dan perkembangan daerah ini. Ia berharap, semangat membaca dan menulis puisi dapat terus dikobarkan dari generasi ke generasi.

Baca Juga  Sukses Gelar Pelatihan Penggerak Madya, Muhammadiyah Sulbar Harap Semakin Bermanfaat untuk Masyarakat

“Lomba baca puisi ini adalah salah satu rangkaian program kami untuk mempopulerkan minat baca di masyarakat, khususnya bacaan-bacaan sastra. Kami ingin masyarakat Mamuju semakin gemar membaca dan menulis,” tambah Fausan penuh optimisme.

Salah seorang peserta, Sri Anugrah Rahayu dari SD Inpres Simboro, tak mampu menyembunyikan kegembiraannya. Meski biasanya hanya mengikuti lomba di sekolah, kali ini ia berkesempatan tampil di ajang yang digelar oleh Dispusip Mamuju.

Baca Juga  Viral! Video Diduga Timses Paslon Bupati Mamuju Nomor 1 Bagi-Bagi Uang Jelang Pencoblosan

“Senang banget bisa ikut lomba ini. Saya berharap bisa menulis puisi yang bagus dan memenangkan lomba,” ujar Sri dengan binar di matanya.

Kegiatan ini diharapkan, membakar semangat membaca dan menulis puisi yang terpancar dari para peserta lomba seakan menjadi pesta sastra tersendiri di Mamuju di penghujung tahun 2024 ini. (Wal/har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *