FMIPA Unsulbar: Penting Digitalisasi Data di Lingkungan Kampus

Avatar photo
Tim Pengabdian Masyarakat FMIPA Unsulbar foto bersama usai kegiatan Pelatihan Digitalisasi Pencatatan dan Integrasi Data Prestasi Dosen dan Mahasiswa” di Aula Laboratorium Terpadu Unsulbar. (Foto: FMIPA Unsulbar)

MAJENE, MASALEMBO.ID – Pentingnya digitalisasi data di lingkungan kampus kembali ditegaskan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Pada Jumat (15/8/2015), tim dosen dan mahasiswa FMIPA menggelar “Pelatihan Digitalisasi Pencatatan dan Integrasi Data Prestasi Dosen dan Mahasiswa” di Aula Laboratorium Terpadu Unsulbar. Kegiatan ini dipimpin Musafira, S.Si., M.Sc bersama Muh Rifandi, S.Si., M.Si dan Fardinah, S.Si., M.Sc. Puluhan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa ikut serta dalam pelatihan tersebut.

Baca Juga  IMM Unsulbar Minta Aktivitas Galian C di Talumung Dihentikan

Ketua Tim PKM, Musafira, menekankan bahwa pencatatan prestasi yang terstruktur sangat penting untuk mendukung kinerja lembaga. “Capaian dosen dan mahasiswa adalah aset berharga. Jika terdokumentasi dengan baik, data ini tidak hanya berguna untuk akreditasi, tapi juga dapat menjadi portofolio yang mengangkat reputasi institusi,” ujarnya.

Saat ini, sebagian besar perguruan tinggi masih menghadapi kendala dalam dokumentasi data yang cenderung dilakukan secara manual. Kondisi ini membuat penyusunan laporan kinerja, akreditasi, hingga promosi institusi berjalan kurang efisien. Melalui digitalisasi, data dapat tersimpan lebih rapi, mudah diakses, dan terintegrasi dalam sistem yang berkelanjutan.

Baca Juga  16 Komunitas Bersatu Bersihkan Gunung Sigitung, Kumpulkan 56 Kg Sampah dalam Aksi Cinta Alam

Dalam pelatihan, peserta diperkenalkan dengan berbagai perangkat digital, seperti Google Form, spreadsheet otomatis, dan dashboard sederhana. Pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat mendukung pencatatan prestasi akademik maupun non-akademik secara lebih efektif.

Salah satu peserta mengaku puas dengan materi yang disampaikan karena bisa langsung diaplikasikan. “Selama ini kami mencatat prestasi secara manual, sekarang jadi lebih mudah dan terintegrasi,” katanya.

Baca Juga  Peringati Hari Rabies Sedunia, RSUD Sulbar Berikan Edukasi Bahaya Rabies dan Pencegahannya

Melalui inisiatif ini, FMIPA Unsulbar berupaya mendorong terciptanya budaya akademik yang modern dan responsif terhadap perkembangan teknologi. Harapannya, kesadaran akan pentingnya digitalisasi data tidak hanya berhenti di tingkat fakultas, tetapi meluas ke seluruh sistem manajemen kampus sebagai fondasi pengelolaan perguruan tinggi yang lebih profesional. (Ril/har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *