POLMAN, MASALEMBO.ID – Tim kolaborasi dosen dan mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) sukses menggelar rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di SMA Negeri 1 Alu, Polewali Mandar. Kegiatan yang berlangsung dalam dua tahap pada Januari 2026 ini mengusung misi besar: mendekatkan teknologi digital ke ruang kelas dan membedah strategi jitu menembus perguruan tinggi impian.
Rangkaian pengabdian dimulai pada 17 Januari 2026 dengan tema “Implementasi Simulasi Virtual dan Eksperimen Fisika Berbasis Teknologi Digital”. Fokus utama kegiatan ini adalah memperkenalkan cara praktikum fisika yang lebih modern, efektif, dan menyenangkan.
Berlanjut pada 31 Januari 2026, tim melaksanakan kegiatan “Smart Career Planning: Pelatihan Pemilihan College Major dan Program Studi Impian bagi Siswa SMA”. Agenda kedua ini dirancang khusus untuk menjawab kegalauan siswa kelas XII dalam menentukan masa depan akademis mereka.
Ketua Tim Pengabdian, Dr. Nur Aisyah Humairah, S.Si., M.Pd mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi di SMAN 1 Alu memiliki alasan khusus. Meski letaknya cukup jauh dari jalan poros, hal tersebut justru memberikan sensasi tersendiri bagi tim.
“Lokasi pengabdian memang cukup jauh dari jalan poros, tapi justru itulah tantangannya. Kami merasa seperti sedang melaksanakan pengabdian sekaligus berpetualang,” ujar Dr. Aisyah.
Aisyah menambahkan bahwa SMAN 1 Alu dipilih karena sekolah ini tidak masuk dalam daftar sosialisasi rutin FKIP Unsulbar tahun ini. “Sengaja kami pilih agar informasi dan pendampingan ini merata hingga ke sekolah yang jarang terjangkau,” jelasnya.

Materi yang disajikan sangat komprehensif. Narasumber pertama membedah fakta lapangan mengenai minimnya pengetahuan siswa dalam memilih jurusan. Siswa diarahkan untuk mempertimbangkan PTN lokal seperti Universitas Sulawesi Barat. Hal ini penting mengingat faktor biaya sangat dipengaruhi oleh jarak tempat tinggal. Terlebih, saat ini Unsulbar telah terbukti kompeten bersaing di wilayah Indonesia Timur.
Tak hanya itu, materi lain yang diberikan meliputi pembahasan soal UTBK, memberikan simulasi dan tips penyelesaian soal agar siswa siap menghadapi seleksi masuk PTN. Selain itu materi fisika digital. Mereka diajarkan trik dan keistimewaan praktikum menggunakan teknologi digital.
Para pelajar SMA 1 Alu juga diajarkan pemanfaatan aplikasi interaktif kahoot dan penggunaan Artificial Intelligence (AI) secara bijak.
Apresiasi dari Pihak Sekolah
Kepala SMAN 1 Alu, Gisman, M.Pd, memberikan apresiasi setinggi tingginya atas kehadiran tim Unsulbar. Ia menilai metode yang dibawakan sebagai langkah solutif bagi siswa-siswi mereka.
“Baru kali ini kegiatan pengabdian benar-benar interaktif antara pemateri dan peserta. Ada masalah langsung diberikan solusi menarik. Saya sangat berharap kegiatan selanjutnya bisa menyasar para guru dan tenaga kependidikan (tendik), karena materi yang diberikan sangat up-to-date dan relevan dengan kebutuhan kami,” tutur Gisman.
Senada dengan itu, Fauziah, salah satu guru di SMAN 1 Alu, mengaku terkesan dengan pembawaan tim yang santai namun berbobot. “Walaupun pengabdian ini untuk siswa, saya sangat menikmati materinya dari awal. Penyampaiannya jauh dari kesan kaku dan selalu dibumbui dengan canda tawa,” ungkapnya.
Untuk diketahui, kegiatan ini melibatkan kolaborasi erat antara dosen dan mahasiswa. Adapun tim pengabdian yang turut terlibat, yakni:
- Dr. Nur Aisyah Humairah, S.Si., M.Pd. (Ketua)
- Bilferi Hutapea, SS, M.Pd
- Ahyadi, M.Pd
- Andi Rosman, S.Si., M.Si.
- Ummu Kalsum, S.Si., M.Si.
- Dr. Fadhila, M.Pd
- Faizal Amir, S.Pd., M.Pd.
- Wita Fardilla
- Rizka Mufidah
- Sahrul
- Fatmawati
(adv/har)












