MAJENE, MASALEMBO.ID – Dewan Pendidikan Kabupaten Majene bersiap membawa gagasan penting ke panggung nasional. Lembaga ini memastikan akan mengirimkan delegasi terbaiknya untuk menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dewan Pendidikan Se-Indonesia yang dijadwalkan berlangsung di Garut, Jawa Barat pada 13 hingga 15 Oktober 2026.
Dalam forum strategis yang mempertemukan para pemikir dan pemangku kebijakan pendidikan dari seluruh tanah air ini, Dewan Pendidikan Kabupaten Majene mengutus tiga orang delegasi resmi sebagai perwakilannya.
Delegasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pendidikan Majene, Rusbi Hamid, didampingi Sekretaris Herman Haeruddin, serta Anggota Dewan Pendidikan, Tabritafif.
Sekretaris Dewan Pendidikan Majene Herman Haeruddin mengatakan, kehadiran delegasi asal Sulawesi Barat di forum ini sangat krusial. Rakornas kali ini dirancang bukan sekadar forum silaturahmi, melainkan sebuah ruang inkubasi yang akan melahirkan rekomendasi penting terkait arah baru pendidikan nasional. “Rekomendasi tersebut nantinya bakal diselaraskan secara komprehensif dengan visi dan misi pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, terutama dalam hal pemerataan kualitas pendidikan dan peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) di daerah,” ujar Herman lewat keterangan tertulisnya, Senin (12/10/2026).
Herman Haeruddin, menegaskan komitmennya untuk memastikan aspirasi pendidikan dari Indonesia Timur, khususnya Majene, dapat terakomodasi dalam cetak biru rekomendasi nasional tersebut.
“Kami berangkat membawa mandat dan potret pendidikan daerah. Di Rakornas Garut nanti, kami akan aktif merumuskan poin-poin rekomendasi strategis yang sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo dan Wapres Gibran. Ini adalah momentum emas agar kebijakan pendidikan pusat makin berpihak dan akseleratif terhadap kebutuhan riil di daerah seperti Majene,” ujarnya.
Mantan Sekjen PB HMI MPO ini mengatakan, partisipasi aktif Dewan Pendidikan Majene diharapkan dapat menjadi daya dorong baru. Hasil dari Rakornas ini diprediksi akan menjadi sorotan utama publik karena menjadi salah satu acuan penting dalam implementasi kebijakan program-program prioritas pendidikan nasional ke depan. (har/red)













