POLEWALI MANDAR.MASALEMBO.ID — Jembatan Pussepang yang menjadi penghubung utama puluhan desa di jalan poros kecamatan dilaporkan ambuk hingga putus pada Senin, 4 Mei 2026.
Jembatan ini berada di Dusun Pussepang, Desa Jambu Malea, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Putusnya jembatan tersebut membuat akses transportasi warga lumpuh total dan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat.
Jembatan yang dibangun sejak tahun 1986 itu sebelumnya memang sudah dalam kondisi memprihatinkan dan kerap dikeluhkan warga.
Selain faktor usia, jembatan ini juga tidak dilengkapi pengaman, sehingga sejak lama dinilai berbahaya bagi pengendara yang melintas. Meski demikian, warga tetap terpaksa menggunakannya karena tidak adanya jalur alternatif.
Salah seorang warga setempat mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi tersebut.
“Kami sudah lama khawatir jembatan ini akan putus. Kondisinya sudah rusak parah dan tidak pernah diperbaiki. Sekarang benar-benar putus, kami jadi kesulitan beraktivitas,” ujar Amin
Warga lainnya juga menyoroti kurangnya perhatian dari pemerintah daerah terhadap infrastruktur vital tersebut.
“Ini akses utama kami. Kalau seperti ini, kami harus memutar jauh. Kami berharap pemerintah segera turun tangan, jangan tunggu korban,” keluhnya.
Peristiwa ini menjadi sorotan serius masyarakat yang menilai minimnya perhatian terhadap kondisi jembatan yang sudah tua. Warga berharap adanya langkah cepat dan konkret dari pemerintah untuk segera melakukan perbaikan agar akses kembali normal dan aman dilalui.(*)












