Kesbangpol Sulbar Gandeng STAIN Majene Antisipasi Penyebaran Radikalisme dan Terorisme

Avatar photo

MAJENE,MASALEMBO.ID– Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat terus membangun koordinasi dengan STAIN Majene dalam mengantisipasi penyebaran Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET). Khususnya dilingkup kampus.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama STAIN Majene, Abdul Rahman, menerima kunjungan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, di kampus tersebut, Senin (20/04/2026)

Kepala Kesbangpol Sulbar, Darwis, menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam rangka pelaksanaan Program Kewaspadaan Nasional yang kini mulai menyasar lingkungan perguruan tinggi.

Baca Juga  Maulid Nabi di Ponpes Darul Mahfudz Lekopadis, SDK: Orang Pintar dan Beriman Kunci Kemajuan Bangsa

Dalam diskusi, salah satu isu utama yang dibahas adalah kesiapan kampus—yang tengah bertransformasi menuju Universitas Islam Negeri (UIN) Majene—dalam mendukung rencana sosialisasi kewaspadaan dini terhadap penyebaran IRET.

“Kami berharap peran kampus dan dosen dapat bersinergi dengan pemerintah dalam hal ini,” ujar Darwis.

Baca Juga  APBD Perubahan 2025: Anggaran BTT Sulbar Naik dari Rp 5 Miliar Menjadi Rp 9,1 Miliar

Menurut dia, kampus memiliki posisi strategis sebagai ruang pembentukan karakter dan pola pikir generasi muda. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan ideologi masyarakat.

Sementara itu, Abdul Rahman menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai keterlibatan akademisi dalam program kewaspadaan nasional merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menjaga stabilitas sosial dan keutuhan bangsa.

Baca Juga  Sinergi Kesbangpol Sulbar dan MUI: Perkuat Dakwah Menyejukkan dan Ketahanan Umat

“Kampus siap berperan aktif, baik melalui kegiatan akademik maupun pembinaan kemahasiswaan,” kata dia.

Pertemuan ini diharapkan menjadi pintu awal bagi kerja sama berkelanjutan antara Kesbangpol Sulawesi Barat dan kalangan perguruan tinggi, khususnya dalam menghadapi tantangan ideologi transnasional yang kian kompleks dan menyasar generasi muda. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *