SUMENEP, MASALEMBO.ID – Kegiatan bersih-bersih yang digelar di lingkungan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep pada Jumat 10/04 berlangsung dengan suasana yang berbeda dari biasanya. Tidak sekadar rutinitas, aksi tersebut mendapat perhatian langsung dari jajaran pimpinan daerah, menandakan pentingnya gerakan kebersihan sebagai bagian dari budaya kerja aparatur sipil negara (ASN).
Sejak pagi, sejumlah titik di area BRIDA tampak dipenuhi aktivitas ASN yang terlibat dalam kegiatan bersih-bersih. Mereka tampak bergotong royong merapikan lingkungan kerja, mulai dari halaman hingga ruang-ruang kantor. Kehadiran pimpinan daerah di tengah kegiatan ini semakin menambah semangat para pegawai dalam menjalankan aksi tersebut.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, hadir langsung untuk memantau jalannya kegiatan. Kehadirannya dilakukan usai menyelesaikan agenda sebelumnya di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep. Peninjauan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap program berjalan efektif dan memberi dampak nyata.
Dalam kunjungan tersebut, Sekda tidak sendiri. Ia didampingi oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Abdul Madjid, serta Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Dedi Falauddin, Kehadiran mereka menunjukkan sinergi lintas jajaran dalam mendorong peningkatan kualitas lingkungan kerja di instansi pemerintah.
Di lokasi kegiatan, Sekda tampak berinteraksi langsung dengan Kepala BRIDA Sumenep, Siswahyudi Bintoro, serta sejumlah ASN yang terlibat. Dialog yang berlangsung terkesan santai, namun mengandung pesan yang kuat terkait pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan kerja.
Melalui interaksi tersebut, Sekda menegaskan bahwa kebersihan lingkungan bukan hanya soal estetika, tetapi juga berpengaruh terhadap produktivitas dan kinerja pegawai. Lingkungan kerja yang bersih dan tertata diyakini mampu menciptakan suasana yang nyaman serta meningkatkan semangat kerja.
Sementara itu, Kepala BRIDA Sumenep, Siswahyudi Bintoro, menegaskan bahwa kegiatan Aksi Bersih memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar rutinitas. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan kolektif untuk membangun ekosistem kerja yang sehat dan produktif.
“Aksi bersih ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama untuk membangun lingkungan kerja yang lebih tertata, sehat, dan nyaman. Dari lingkungan yang bersih, lahir kinerja yang lebih produktif,” katanya (10/04).
BRIDA berkomitmen menjadikan kebersihan sebagai bagian integral dari budaya organisasi. Tidak hanya fokus pada hasil kerja, tetapi juga pada proses dan lingkungan yang mendukung terciptanya kinerja optimal.
Kegiatan bersih-bersih ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antar ASN. Dengan bekerja bersama dalam suasana yang lebih santai, hubungan antarpegawai menjadi lebih erat, sehingga berdampak positif terhadap koordinasi dan kolaborasi di lingkungan kerja.
Selain itu, aksi ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Dengan adanya perhatian langsung dari pimpinan daerah, diharapkan semangat menjaga kebersihan dapat terus ditingkatkan dan menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama. Momen tersebut tidak hanya menjadi penutup kegiatan, tetapi juga simbol komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada target, tetapi juga pada kualitas lingkungan dan kebersamaan. (Red/TH)












