SUMENEP, MASALEMBO.ID – Bulan suci Ramadan kembali menjadi momentum yang dimanfaatkan berbagai kalangan untuk menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama. Nilai-nilai kebersamaan dan semangat berbagi tampak dalam kegiatan santunan yang diberikan kepada para lanjut usia di Kabupaten Sumenep oleh Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar.
Kegiatan sosial tersebut berlangsung pada Senin (9/3/2026) sore dalam suasana hangat melalui acara buka puasa bersama. Dalam kesempatan itu, H. Hairil Fajar hadir bersama mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, untuk bertemu langsung dengan para lansia yang berada di Yayasan Peduli Lansia Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Meski berlangsung secara sederhana, kegiatan tersebut memiliki makna mendalam bagi para lansia yang hadir. Mereka tidak hanya mengikuti kegiatan berbuka puasa bersama, tetapi juga menerima santunan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian dari pihak yang peduli terhadap kesejahteraan mereka.
Para lansia yang hadir merupakan bagian dari warga yang selama ini mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari yayasan tersebut. Kehadiran para tokoh masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan moral sekaligus perhatian terhadap kelompok lanjut usia yang membutuhkan dukungan sosial.
Momentum Ramadan memang kerap dimanfaatkan sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi serta meningkatkan solidaritas sosial. Nilai-nilai itulah yang menjadi semangat dalam kegiatan yang digagas oleh pimpinan BPRS Bhakti Sumekar tersebut.
Di sela kegiatan, H. Hairil Fajar menegaskan bahwa keterlibatan pihaknya dalam kegiatan sosial ini merupakan bagian dari kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para lansia yang telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan kehidupan sosial di daerah.
“Kami merasa penting untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Para lansia telah banyak berjasa, dan momentum ini adalah kesempatan kami berbagi kebahagiaan serta mempererat silaturahmi,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan berbagi yang dilakukan pada bulan Ramadan ini bukan sekadar kegiatan simbolis semata. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
Sebagai lembaga keuangan daerah yang tumbuh bersama masyarakat, BPRS Bhakti Sumekar berupaya untuk terus memberikan manfaat tidak hanya melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Menurut H. Fajar, selama ini pihaknya telah menjalankan sejumlah program sosial yang menyasar berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian, termasuk para lansia yang sering kali memerlukan dukungan lebih dalam kehidupan sehari-hari.
Program-program tersebut merupakan bagian dari implementasi tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) yang dijalankan secara berkelanjutan oleh BPRS Bhakti Sumekar.
Melalui berbagai kegiatan sosial tersebut, perusahaan berupaya memastikan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aktivitas bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sosial.
H. Fajar berharap kegiatan santunan yang dilaksanakan pada bulan Ramadan ini dapat memberikan kebahagiaan bagi para lansia sekaligus menjadi motivasi bagi pihak lain untuk ikut menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.
Menurutnya, Ramadan merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperkuat nilai kepedulian sosial, karena bulan suci ini identik dengan semangat kebersamaan, empati, dan solidaritas terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosial yang dilakukan oleh Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar tersebut.
Ia menilai kegiatan santunan bagi lansia seperti ini memiliki nilai penting dalam membangun kepedulian sosial yang lebih luas di tengah masyarakat. Terlebih, para lansia merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
Edy Rasiyadi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Menurutnya, peran lembaga keuangan, pemerintah, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi sosial sangat diperlukan untuk membantu kelompok rentan di masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa kerja sama dan sinergi yang kuat akan memberikan dampak yang lebih luas dalam menciptakan lingkungan sosial yang lebih peduli dan inklusif. Dengan adanya kegiatan santunan tersebut, diharapkan para lansia dapat merasakan kebahagiaan dan perhatian di bulan Ramadan.
Dukungan moral yang diberikan oleh berbagai pihak juga diharapkan mampu memberikan semangat bagi mereka untuk menjalani kehidupan dengan lebih optimis.
Kegiatan seperti ini sekaligus menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan yang sarat dengan pesan berbagi dan kebersamaan. (Red/TH)












