POLEWALI, MASALEMBO.ID — Insiden kecelakaan lalu lintas terekam kamera CCTV di Jalan Poros Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Rabu (8/10/2025) pagi. Sebuah truk kontainer dengan nomor polisi DD 8667 EI menabrak rumah dan apotek milik warga setelah sopir diduga mengantuk saat mengemudi. Akibatnya, bangunan hancur dan pemilik rumah mengalami kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Dalam rekaman CCTV, terlihat detik-detik kontainer melaju dari arah Makassar menuju Mamuju sebelum oleng ke sisi kiri jalan. Truk besar yang diketahui memuat bahan furniture itu menabrak keras bagian depan rumah sekaligus apotek yang berada di pinggir jalan utama. Benturan keras menyebabkan atap kanopi roboh dan sebagian dinding bangunan ambruk.
Pemilik rumah, H. Bahia, mengatakan dirinya dan keluarga sedang berada di dalam rumah saat kejadian terjadi sekitar pukul 06.00 WITA. Mereka kaget ketika mendengar suara benturan keras seperti gempa bumi.
“Kami sedang duduk di dalam rumah, tiba-tiba terdengar dentuman sangat keras. Kami langsung lari keluar dan lihat kontainer sudah menabrak rumah dan apotek kami. Kerusakannya parah sekali,” ujar H. Bahia dengan nada terpukul.
Sementara itu, Ida, pemilik apotek yang berada di bangunan yang sama, mengaku seluruh peralatan dan stok obat rusak berat akibat tabrakan. Ia berharap pihak perusahaan pemilik truk bertanggung jawab penuh atas kerugian yang dialami keluarganya.
“Obat-obatan banyak yang hancur, dinding apotek jebol, atap juga roboh. Kami minta perusahaan jangan lepas tangan,” tuturnya.
Petugas dari Polsek Wonomulyo, IPTU Amirruddin Gena, yang menangani kasus ini menjelaskan bahwa kecelakaan diduga kuat terjadi karena pengemudi mengantuk setelah menempuh perjalanan panjang dari Makassar.
“Hasil pemeriksaan awal, sopir bernama Syahrul mengemudi dalam kondisi lelah dan mengantuk. Akibatnya kendaraan oleng ke kiri dan menabrak rumah warga. Truk membawa muatan furniture dari Makassar menuju Mamuju,” jelas Iptu Amirruddin.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, bagian depan kendaraan mengalami kerusakan parah dan sopir hanya mengalami luka ringan. Polisi telah mengamankan sopir beserta kendaraan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi terhambat selama beberapa jam. Antrean panjang kendaraan terjadi dari dua arah, baik menuju Mamuju maupun Makassar, sebelum petugas mengevakuasi kontainer dari lokasi kejadian.
Warga sekitar tampak bergotong-royong membantu membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan di depan rumah. Sementara pemilik rumah berharap agar proses ganti rugi segera dilakukan mengingat kerusakan yang dialami sangat berat.
Kecelakaan akibat pengemudi mengantuk menjadi peringatan keras bagi sopir kendaraan besar agar lebih berhati-hati dan beristirahat cukup sebelum berkendara jarak jauh. (Ant/har)












