Berita  

Diduga Depresi, Seorang Penumpang Kapal Ferry KM Laskar Pelangi Terjun ke Laut

Avatar photo
Tampak Anggota Basarnas Mamuju melakukan upaya pencarian korban penumpang KM Laskar Pelangi yang terjun ke laut. (Fotl: Devis/Basarnas Mamuju)

MAMUJU, MASALEMBO.COM – Seorang pria lanjut usia nekat terjun ke laut dari atas KM. Laskar Pelangi yang tengah berlayar dari Pelabuhan Kariangau menuju Pelabuhan Ferry Simboro, Mamuju pada Selasa (08/10).

Korban, yang merupakan seorang penumpang KM. Laskar Pelangi bernama Hernis (69 tahun), awalnya terlihat mondar-mandir dan sesekali duduk di upper deck kapal. Tak berselang lama, korban memanjat railing kapal dan dengan cepat melompat ke laut.

Beberapa penumpang kapal mengonfirmasi telah melihat perilaku aneh korban sebelum kejadian naas tersebut.

Menurut salah seorang saksi bernama Afrizal, yang bertemu dengan korban di Pelabuhan Kariangau, Balikpapan saat memasukkan barang bawaan ke kapal, korban sempat menunjukkan KTP dan memberi nomor telepon anaknya kepada saksi untuk dihubungi.

Baca Juga  SDK Sosialisasikan Juknis BKK Tambahan Penghasilan Aparat Desa

Korban sempat bertanya kepada Afrizal, “Apakah kamu sudah menghubungi anakku?” Saksi mengatakan telah menghubungi anak korban namun tidak mendapatkan jawaban. Kemudian korban berkata, “Dasar Anak Durhaka.”

Setelah KM. Laskar Pelangi berlayar dari Pelabuhan Kariangau, Balikpapan menuju Pelabuhan Ferry Simboro, Mamuju pada pukul 04.20 WITA dini hari dengan membawa 187 penumpang, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 18.30 WITA. Kapal masih berlayar menuju tujuan saat kejadian terjadi.

Baca Juga  Universitas PGRI Sumenep Kukuhkan 575 Wisudawan Dari Tuju Program Studi

Setelah mengetahui kejadian tersebut, nakhoda kapal segera memerintahkan kru kapal untuk menghentikan mesin dan mengubah arah kapal, serta melakukan pencarian terhadap korban. Meskipun sudah beberapa kali menyisir area sekitar titik jatuhnya korban, namun korban tidak kunjung ditemukan di permukaan laut.

Nakhoda kapal telah menghubungi pihak SAR dan menyampaikan informasi tersebut kepada BASARNAS Mamuju.

Tim penyelamat dari Kantor SAR Mamuju segera diterjunkan untuk melakukan pencarian terhadap korban. Mereka mendatangi lokasi Pelabuhan Ferry Simboro untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kejadian tersebut.

Baca Juga  Cek Harga Hingga Kerja Bakti di Pasar Baru, Langkah Pemkab Mamuju Jelang Natal dan Tahun Baru

Setelah mempertimbangkan kondisi cuaca dan karena sudah malam gelap, komandan tim rescue, Devis Weken, memutuskan untuk tidak melakukan pencarian pada malam itu juga demi keamanan personel. Proses pencarian direncanakan dilanjutkan keesokan harinya.

Pada hari berikutnya, pencarian dilakukan sejauh 29 Nm dari dermaga Pelabuhan Ferry Simboro Mamuju ke arah barat laut menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Namun setelah melakukan pencarian di lokasi titik jatuhnya korban sepanjang hari, korban masih belum ditemukan. Hasil pencarian pada hari pertama nihil dan pencarian akan dilanjutkan keesokan harinya. (Dev/ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *