MAJENE, MASALEMBO.ID – Program penyaluran bantuan pangan tentu diharapkan dapat tersalurkan dengan maksimal, mendukung ketahanan pangan keluarga, dan menjadi solusi konkret dalam menekan angka kerentanan pangan masyarakat.
Harapan ini diucapkan Wakil Bupati Majene DR. Andi Rita Mariani Basharoe setelah melaunching penyaluran bantuan pangan 2025 di Kelurahan Pangaliali Kecamatan Banggae, Rabu (16/07/2025).
Andi Rita menyampaikan, penyaluran bantuan pangan adalah bagian penebalan bantuan sosial berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Bidang Pangan yang ditindaklanjuti Badan Pangan Nasional.
“Yang menyalurkan bantuan pangan ini melalui Perum Bulog melalui bantuan beras sebanyak 10 kilo per bulan, untuk Juni dan Juli tahun ini,” terangnya.
Dikatakan, berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial, bantuan pangan akan dilaksanakan di Kabupaten Majene dengan menyasar 18.247 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di 82 desa dan kelurahan pada Juli 2025. “Jadi PBP akan menerima sekaligus 20 kilo untuk Juni dan Juli tahun ini,” urainya.
Ia menyebut, bantuan pangan beras berasal dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sebagai upaya membantu masyarakat untuk menghadapi lonjakan harga beras yang terjadi beberapa waktu terakhir.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat kepada PBP dan membantu menjaga stabilitas harga pangan yang sangat berkontribusi terhadap perkembangan angka inflasi,” harap Andi Rita dihadapan para PBP.
Hadir pada kegiatan launching, Kepala Dinas Ketapang Sulbar, Dandim 1401 Majene, Kapolres Majene, Kajari Majene, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Ketapang, Kepala Dinas Sosial, Pimpinan Bulog Majene dan para Camat. (ahn)












