Indeks SPBE Pemprov Sulbar Meningkat, Diskominfo Apresiasi Kerjasama OPD

Avatar photo
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfopers) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, menyampaikan apresiasi atas hasil final penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2025 yang telah dirilis, Selasa 18 Nopember 2025. (Foto: Kominfo Sulbar)

MAMUJU, MASALEMBO.ID – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfopers) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, menyampaikan apresiasi atas hasil final penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 2025 yang telah dirilis.

Ia menegaskan bahwa capaian SPBE Sulbar tahun ini mengalami peningkatan setelah melalui finalisasi Tim koordinasi SPBE Pemprov Sulbar yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Junda Maulana.

“Tadi sudah kita laporkan ke Pak Sekda, capaian SPBE 2025 kita mengalami kenaikan. Ini menunjukkan bahwa upaya perbaikan yang dilakukan seluruh OPD mulai membuahkan hasil,” ujar Ridwan.

Baca Juga  Antusias Warga Lenggo Warnai Dimulainya Pra-TMMD ke-127 di Polman

Capaian ini, kata Ridwan berkat kerjasama OPD dan komitmen bersama dalam mendukung panca daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim Mengga.

Ridwan berharap, SPBE ini terus menjadi perhatian serius kedepan. Sehingga diharapkan OPD, khsusunya yang masih kategori cukup agar lebih mengoptimalkan capaian SPBE tahun berikutnya.

“SPBE ini menyangkut wajah tata kelola pemerintahan kita. Makin baik implementasinya, makin cepat, efisien, dan akuntabel layanan yang dirasakan masyarakat. Karena itu, dukungan pimpinan OPD, komitmen ASN, serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci,” tambahnya.

Baca Juga  Ancaman di Balik Rencana Tambang Pasir di Mateng

Untuk itu, Ridwan menekankan, dalam menindaklanjuti arahan Sekda, Diskominfo segera merumuskan dan mematangkan indikator penerapan SPBE yang mulai akan dihitung per triwulan di Tahun 2026

Apalagi, penerapan SPBE ini menjadi atensi Gubernur Sulbar Suhardi Duka melalui kebijakan perhitungan TPP kedepan. Yaitu Penerapan SPBE 30 persen akan menjadi dasar perhitungan TPP pada aspek prestasi kerja.

Ridwan juga menekankan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan yang lebih intensif kepada setiap OPD. Pendampingan tersebut mencakup penyusunan arsitektur SPBE, integrasi layanan, hingga pemenuhan dokumen dan standar keamanan informasi.

Baca Juga  ‎IMM Sulbar Tegas Tolak Pilkada Tidak Langsung: Cacat Konstitusi dan Ciderai Demokrasi

“Kita ingin SPBE Sulbar benar-benar menjadi instrumen percepatan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. SPBE bukan hanya urusan teknis digitalisasi, tetapi bagaimana pemerintah hadir lebih responsif, transparan, dan efisien,” tutup Ridwan.

Sementara, Sekda Sulbar Junda Maulana menyebut ada tiga OPD yang masih pada kategori kurang. Diharapkan OPD tersebut dapat segera menyelesaikan catatan-catatan dari tim.

“Ada yang masih kurang, sebenarnya kita sudah beri waktu untuk perbaikan, diharapkan ini menjadi perhatian OPD,” tutup Junda. (ril/har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *