SUMENEP, MASALEMBO.ID- Kabupaten Sumenep kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan diresmikannya Monumen Keris Arya Wiraraja oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon. Monumen ini secara resmi masuk dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai monumen keris terbesar di Indonesia.
Monumen yang terletak di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, ini memiliki tinggi 17 meter dan mulai dibangun pada akhir Oktober 2023. Pembangunan ditargetkan rampung pada Oktober 2024, menjadikannya salah satu proyek budaya terbesar di Madura.
Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, menjelaskan bahwa angka 17 meter memiliki makna mendalam, yaitu melambangkan tanggal kemerdekaan Republik Indonesia.
“Di sekitar monumen terdapat 45 bunga, bilah kerisnya memiliki panjang 7 meter, serta warangkanya 2 meter,” ujar Bupati Fauzi dalam sambutannya, Kamis (30/1/2025).
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pembangunan monumen ini bertujuan untuk menghormati para leluhur, empu pembuat keris, serta pendiri Kabupaten Sumenep.
“Keris ini kita namakan Arya Wiraraja, sebab beliau adalah raja pertama dan memiliki peran besar dalam sejarah. Bahkan, berdirinya Indonesia tidak lepas dari kiprah Arya Wiraraja,” jelas Fauzi.
Bupati menambahkan bahwa pembangunan monumen ini menggunakan pendekatan pentahelix, yang melibatkan berbagai pihak, termasuk dunia usaha.
“Hampir 100 persen pembiayaan pembangunan ini berasal dari sponsor, salah satunya SKK Migas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi kehadiran monumen ini, yang menurutnya menjadi simbol kebanggaan bagi Kabupaten Sumenep sebagai kota keris.
“Karya ini luar biasa, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Bisa dikatakan bahwa tidak ada daerah lain yang bisa menandingi Sumenep dalam hal keris,” tuturnya.
Fadli Zon juga menegaskan bahwa para empu keris di Sumenep merupakan bagian penting dalam melestarikan budaya nasional.
“Kehadiran monumen ini menandakan bahwa kita sedang menggeliat dalam bidang kebudayaan. Negara memiliki tanggung jawab untuk memajukan budaya nasional Indonesia di tengah peradaban dunia,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, salah satunya keris, yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia sejak 20 tahun lalu.
“Kita sangat kaya akan warisan nenek moyang, dan monumen ini menjadi salah satu bukti bahwa kita terus melestarikannya,” pungkasnya. (Red/TH)












