POLMAN.MASALEMBO.ID — Anggota Komisi IV DPRD Polewali Mandar, H. Syarifuddin, menyoroti buruknya fasilitas toilet di ruang rawat inap Mawar RSUD Hajjah Andi Depu saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait regulasi pengangkatan anggota Dewan Pengawas (Dewas) RSUD Hajjah Andi Depu, Kamis (7/5/2026).
Dalam forum yang dihadiri jajaran manajemen rumah sakit tersebut, legislator Partai NasDem yang akrab disapa “WaGongcin” mengungkapkan adanya dua toilet di ruang Mawar yang tidak berfungsi selama berbulan-bulan.
Sorotan itu disampaikan setelah dirinya mendapati langsung kondisi toilet saat membesuk salah satu anggota keluarganya yang tengah dirawat di RSUD Hajjah Andi Depu.
“Saya lihat ada tulisan ‘WC Buntu, Jangan BAB di sini’. Setelah saya tanyakan ke salah satu perawat, katanya sudah berbulan-bulan belum diperbaiki,” ungkap H. Syarifuddin.
Ia menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan karena toilet merupakan fasilitas dasar yang sangat dibutuhkan pasien maupun keluarga pasien di lingkungan rumah sakit.
“Dalam satu ruangan ada dua toilet dan keduanya tidak bisa digunakan. Ini sangat miris. Toilet bukan sekadar fasilitas penting, tapi kebutuhan utama. Kalau tidak berfungsi tentu sangat mengganggu pasien dan pengunjung,” tegasnya.
Menurutnya, ruang perawatan Mawar dihuni sekitar delapan pasien sehingga kerusakan fasilitas sanitasi seperti toilet seharusnya menjadi perhatian serius pihak rumah sakit.
H. Syarifuddin juga mengingatkan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya soal penanganan medis, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan kelayakan fasilitas pendukung bagi pasien.
Sementara itu, pihak RSUD Hajjah Andi Depu melalui Humas Supriadi membenarkan adanya kerusakan toilet di ruang Mawar.
Pihak rumah sakit menyebut fasilitas tersebut saat ini sedang dalam proses perbaikan dan menjadi prioritas penanganan.
RSUD Hajjah Andi Depu juga menyatakan tetap terbuka menerima keluhan dan masukan masyarakat demi peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit.(*)
ya













