PLN Sumenep Jadwalkan Pemadaman, Warga Diminta Siap Antisipasi

Avatar photo
Kantor ULP PLN Kabupaten Sumenep (Masalembo.id)

SUMENEP, MASALEMBO.ID – Unit Layanan Pelanggan (ULP) PT PLN (Persero) Kabupaten Sumenep mengumumkan jadwal pemadaman listrik sementara yang akan berlangsung pada Jumat, 7 November 2025, mulai pukul 12.30 hingga 16.00 WIB, sebagai bagian dari program pemeliharaan jaringan tegangan menengah (SUTM).

Pemadaman ini akan berdampak pada sejumlah wilayah, meliputi Desa Candi, Banuaju, Jenangger, Batang-Batang, Taman Sare, Bunpenang, dan area di sekitarnya. Langkah ini ditempuh PLN untuk memastikan suplai daya ke pelanggan tetap stabil dan bebas gangguan, terutama menghadapi potensi lonjakan konsumsi listrik di akhir tahun.

Kepala ULP PLN Sumenep, Pangky Yonkynata Ardiyansyah, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin PLN untuk mencegah gangguan tak terduga dan menjaga distribusi energi tetap optimal bagi masyarakat.

Baca Juga  DPRD Sumenep Dorong Reformasi Regulasi Lokal Lewat Tiga Raperda Strategis

“Pemeliharaan jaringan SUTM ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah gangguan listrik yang tidak terduga. Kami ingin memastikan sistem distribusi listrik tetap andal dan stabil, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan energi di akhir tahun,” ujarnya (06/11) malam.

Menurut Pangky, pemeliharaan jaringan lebih baik dilakukan secara terencana dibanding menghadapi resiko pemadaman mendadak yang berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Ia juga menekankan bahwa jadwal pemadaman bisa berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi lapangan.

Dengan itu, PLN mengimbau seluruh pelanggan terdampak untuk mempersiapkan antisipasi, terutama mereka yang menjalankan aktivitas bisnis dengan ketergantungan tinggi pada listrik, seperti usaha kuliner, layanan digital, hingga sektor kesehatan skala kecil.

Baca Juga  RSUDMA Sumenep Tingkatkan Layanan, Tambah Fasilitas Penunjang untuk Kepentingan Pasien

Pelanggan yang menggunakan genset juga diingatkan agar memperhatikan prosedur keselamatan dengan memisahkan instalasi mesin pembangkit mandiri dari jaringan PLN. Hal tersebut untuk mencegah risiko korsleting hingga potensi kecelakaan teknis lainnya.

“Kami imbau pelanggan yang menggunakan genset agar memisahkan instalasi dari jaringan PLN. Setelah pekerjaan selesai, petugas akan segera menormalkan kembali aliran listrik secara bertahap,” tegasnya.

Selain itu, warga diminta menjauhi lokasi pekerjaan demi keselamatan bersama selama petugas PLN melakukan perawatan di lapangan. Proses ini akan dilaksanakan sesuai standar operasional yang berlaku dengan pengawasan teknis ketat.

Baca Juga  Dorong Ekonomi Sulbar, PJ Gubernur Bahtiar Apresiasi KPU Gelar Rakor Nasional

Sebagai bentuk transparansi layanan, PLN menyediakan akses informasi dan pengaduan melalui kanal resmi Telepon 123, layanan ponsel kode area +123, hingga PLN Mobile yang dapat diunduh melalui toko aplikasi Android dan iOS. Aplikasi tersebut menyediakan fitur pelaporan gangguan, pengecekan tagihan, serta pemantauan informasi pemadaman.

Pangky menegaskan komitmen PLN untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan energi di Kabupaten Sumenep, baik melalui pemeliharaan rutin maupun penguatan infrastruktur kelistrikan secara berkesinambungan.

“PLN berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan dengan menjaga sistem kelistrikan tetap handal dan efisien, demi mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (Red/TH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *