Gantikan Sang Ibu, Remaja 17 Tahun di Polman akan Berangkat Haji Berkat Aturan Baru

Avatar photo
Kolase foto kegiatan manasik haji di Masjid Agung Syuhada Polewali, Muh Alif Akbar di sudut kanan atas (ist/Asrianto)

POLEWALI MASALEMBO.ID – Keinginan kuat untuk menunaikan rukun Islam kelima kini tak lagi harus menunggu usia dewasa bagi Muh Alif Akbar. Remaja asal Desa Galeso ini tercatat sebagai calon jemaah haji (CJH) termuda asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, untuk musim haji tahun 2026.

Alif, yang saat ini baru menginjak usia 17 tahun, akan berangkat ke Tanah Suci menggantikan almarhumah ibunya yang telah berpulang tiga tahun lalu. Pelajar Kelas XI Sains di MAN 2 Polman ini mengaku sempat merasa ragu apakah dirinya bisa berangkat di usia yang masih sangat belia.

“Awalnya saya benar-benar tidak menyangka bisa berangkat tahun ini karena setahu saya syarat minimal itu 18 tahun ke atas. Tapi berkat adanya aturan baru, saya akhirnya bisa berangkat di usia 17 tahun,” ujar Alif dengan nada penuh syukur di sela-sela kegiatan manasik, Jumat (6/2/2026).

Baca Juga  20 Calon Pejabat Pratama Ikuti Seleksi Terbuka di LAN Makassar, Diapresiasi Pemerintah Kabupaten Mamuju

Keberangkatan Alif bukan sekadar perjalanan ibadah biasa, melainkan sebuah amanah. Remaja kelahiran 24 Januari 2009 ini mengisi porsi keberangkatan ibunya yang meninggal dunia. Kini, ia fokus mempersiapkan diri dengan mengikuti bimbingan manasik haji, mulai dari tingkat kabupaten di Masjid Agung Syuhada Pekkabata hingga tingkat kecamatan di Masjid Raya Merdeka Wonomulyo.

Baca Juga  RSUD Andi Depu Jadi Role Model, SDK-JSM Dorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Perubahan Aturan dan Lembaga Baru

Penyelenggaraan haji tahun 2026 ini memang membawa warna baru. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Polman, Manju Idrus, menjelaskan bahwa pengelolaan haji kini berada di bawah instansi yang baru dibentuk tahun lalu.

“Pemberangkatan haji tahun ini tidak lagi melalui Kementerian Agama (Kemenag), melainkan melalui Kementerian Haji dan Umrah yang kelembagaannya baru dibentuk tahun lalu,” jelas Manju Idrus.

Terkait persiapan teknis, Manju menambahkan bahwa total ada 552 jemaah asal Polman yang mengikuti manasik. Mereka dibagi menjadi dua kloter, yakni kloter 11 dan 19.

“Kami melaksanakan bimbingan manasik sebanyak lima kali; satu kali di tingkat kabupaten dan empat kali di tingkat kecamatan. Ini penting agar jemaah paham teori dan praktik, apalagi cuaca di Makkah diprediksi mencapai 40 derajat Celsius,” tambahnya.

Baca Juga  Kajari Polman Siapkan Kejutan Besar Soal Korupsi, Tak Ada Kompromi "Yang Suram Akan Terang"

Jadwal Keberangkatan

Sebanyak 552 calon jemaah haji Polman dijadwalkan akan mulai diberangkatkan pada bulan April dan Mei 2026 mendatang. Seluruh jemaah akan diterbangkan melalui Embarkasi Hasanuddin Makassar menuju Arab Saudi.

Bagi Alif, keberangkatan ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan di tengah masa sekolahnya. Dukungan dari pihak sekolah di MAN 2 Polman dan keluarga menjadi kekuatannya untuk menjalani ibadah di usia muda. (ant/har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *