MAJENE, MASALEMBO.ID – Untuk menjaga kesehatan masyarakat Majene dan siswa terhadap ancaman bahaya kabut asap yang saat ini menyelimuti wilayah ini, STIKES BBM Majene membagikan masker, Jumat (16/10/2026).
Ada sejumlah sasaran yang ditempatkan untuk membagi masker, yaitu SDN 4 Tanjung Batu, SDN 43 Inpres Buttu Samang serta masyarakat umum.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak STIKES BBM Majene yang sangat peduli akan bahaya dampak asap ini,” ujar warga setempat Ahmad.
Kata dia, kegiatan pembagian masker ini merupakan hal yang patut dicontoh. “STIKES BBM Majene adalah satu satunya saat ini yang membagikan masker, sekali lagi terima,” ucapnya.
Terpisah Ketua STIKES BBM Majene Yuliana Sulaeman, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh mahasiswa yang telah menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan pembagian masker. Ia juga angkat jempol atas aksi bersih-bersih mahasiswa sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menangani dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran mahasiswa, khususnya mahasiswa kesehatan, dalam mengedukasi masyarakat, meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan pernapasan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap Yuliana.
Kata dia, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki empati, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui aksi nyata ini, mahasiswa STIKES Bina Bangsa Majene diharapkan menjadi generasi yang responsif terhadap persoalan kesehatan masyarakat dan lingkungan, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang sehat dan berdaya.
Yuliana mengatakan, STIKES Bina Bangsa Majene mendukung gerakan mahasiswa yang peduli, bergerak, dan berdampak bagi masyarakat. “Semoga langkah kecil ini menjadi bagian dari gerakan besar untuk menjaga kesehatan, melindungi lingkungan, dan memperkuat semangat gotong royong bangsa,” ujarnya. (rur/har)












