Wabub Sumenep Dampingi Khofifah Saat Hadirkan Layanan Gratis di Pantai Slopeng

Avatar photo
Terlihat Wabub Sumenep KH Imam Hasyim mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Istimewa/Masalembo.id)

SUMENEP, MASALEMBO.ID – Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, menjadi titik pelayanan terpadu bagi masyarakat saat Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar program Sapa Bansos dan Bakti Sosial, Rabu (14/10/2026). Berbagai layanan dihadirkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemeriksaan kesehatan, administrasi kependudukan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga dukungan pembangunan infrastruktur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim meninjau langsung pelaksanaan kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada 13-14 Oktober 2026. Program ini melibatkan Pemprov Jawa Timur, TNI Angkatan Laut, dan Pemerintah Kabupaten Sumenep sebagai bentuk kolaborasi dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan sosial, tetapi juga menjadi upaya menghadirkan berbagai kebutuhan pelayanan publik dalam satu kawasan. Dengan pendekatan itu, masyarakat dapat mengakses sejumlah fasilitas tanpa harus mendatangi kantor pelayanan yang berbeda.

Kehadiran Khofifah dan Imam Hasyim di lokasi kegiatan sekaligus memperlihatkan sinergi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam menjawab kebutuhan warga. Berbagai fasilitas yang disediakan mencakup sektor sosial, kesehatan, literasi, dan administrasi, disertai program pendukung bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.

Pada sektor literasi, mobil perpustakaan keliling milik Dinas Perpustakaan Provinsi Jawa Timur disiapkan untuk memberikan akses bacaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Sementara itu, layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumenep memudahkan warga mendapatkan informasi serta pelayanan terkait administrasi kependudukan.

Baca Juga  Semangat Kebersamaan Pascalebaran, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Kekompakan ASN

Pemprov Jawa Timur juga membawa mobil Janeta milik Dinas Sosial untuk mendukung rangkaian pelayanan sosial. Di lokasi yang sama, TNI Angkatan Laut menyediakan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, sedangkan Dinas Sosial menghadirkan fasilitas dapur umum untuk menunjang kegiatan.

Pelayanan kesehatan menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian dalam agenda tersebut. Masyarakat dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan secara gratis, sementara khitanan massal tanpa biaya turut disediakan bagi warga yang membutuhkan.

Beragam layanan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat langsung, terutama bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan maupun pelayanan administrasi. Namun, keberhasilan program semacam ini tidak hanya ditentukan oleh tersedianya fasilitas, melainkan juga oleh ketepatan sasaran dan keberlanjutan pelayanan setelah kegiatan selesai.

Khofifah menegaskan, cakupan program sosial yang dibawa ke Sumenep tidak berhenti pada urusan kesehatan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat.

Di bidang pendidikan, terdapat program beasiswa afirmasi yang direncanakan disalurkan di SMA Kalianget. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas dukungan pendidikan bagi kelompok yang membutuhkan.

Adapun dalam sektor pemberdayaan ekonomi, bantuan yang disiapkan meliputi zakat produktif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), program KIP Jawara untuk perempuan kepala keluarga, serta bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Baca Juga  Ratusan Nelayan Mendatangi Kapal Survei Seismik 3D PT KEI, Desak Segera Angkat Kaki Dari Palau Kangean

Berbagai bentuk dukungan tersebut memiliki sasaran yang berbeda, tetapi mengarah pada tujuan yang sama, yakni memperkuat kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup dan mengembangkan aktivitas produktif. Bantuan kepada pelaku UMKM, misalnya, diharapkan mampu menopang keberlangsungan usaha, sedangkan dukungan alat pertanian ditujukan untuk membantu kegiatan produksi di sektor pertanian.

Selain bantuan sosial dan ekonomi, pemerintah provinsi turut memberikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur daerah melalui bantuan aspal. Khofifah menjelaskan bahwa pembangunan membutuhkan pembagian peran yang jelas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, terlebih ketika kebijakan efisiensi anggaran harus diterapkan.

“Sekarang eranya urunan, sama-sama efisiensi. Kalau tenaga kerjanya kabupaten, maka Pemprov bagian support aspal,” katanya, Rabu (14/10) pagi.

Melalui pola kerja bersama, pembangunan diharapkan tetap berjalan meskipun masing-masing pemerintah menghadapi keterbatasan anggaran. Sinergi tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengoptimalkan potensi daerah agar program pembangunan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Di luar pelayanan publik, pemilihan Pantai Slopeng sebagai lokasi kegiatan juga membawa pesan tentang pentingnya memperkenalkan wawasan kemaritiman kepada generasi muda. Sebagai kawasan pesisir, Slopeng dinilai menjadi tempat yang relevan untuk menumbuhkan pemahaman anak-anak mengenai kehidupan maritim dan potensi kelautan.

Khofifah mengapresiasi keterlibatan TNI Angkatan Laut yang turut mendukung penyelenggaraan kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor tidak hanya memperkuat pelaksanaan pelayanan, tetapi juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengenal dunia maritim secara lebih dekat.

Baca Juga  Menyoal Kasus Kematian Warga di Majene: Istri Bersikeras Ada Pengeroyokan

“Support dari TNI Angkatan Laut luar biasa. Kita menyelenggarakannya di Pantai Slopeng, maka pendekatan kemaritiman menjadi penting untuk dikenalkan kepada anak-anak kita,” ujar Khofifah.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim dokter dari Surabaya dan Sumenep yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Penghargaan turut diberikan kepada dokter gigi, Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair), serta seluruh unsur yang berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.

Sapa Bansos dan Bakti Sosial Jawa Timur di Kabupaten Sumenep merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempertemukan berbagai program pelayanan dengan kebutuhan masyarakat di daerah.

Khofifah berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Ia menginginkan setiap layanan dan bantuan yang dihadirkan benar-benar memberikan dampak bagi warga, baik dalam pemenuhan kebutuhan dasar maupun peningkatan kesejahteraan.

Kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, TNI Angkatan Laut, tenaga kesehatan, dan unsur masyarakat diharapkan terus diperkuat. Dengan demikian, pelayanan publik tidak hanya hadir pada kegiatan tertentu, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menutup rangkaian kegiatan, Khofifah menyampaikan harapan agar kebersamaan dan kerja sama berbagai pihak membawa keberkahan bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.

“Mudah-mudahan Sumenep barokah, Jawa Timur barokah, Indonesia barokah, masyarakatnya bahagia sejahtera,” tandasnya. (Red/TH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *