Sempat ‘Panas’ Soal Blokir Layanan ASN, Gubernur SDK dan Kepala BKN Akhirnya ‘Happy-happy’

Avatar photo
Gubernur SDK cipika-cipiki dengan Kepala BKN Prof Zudan Arif Fakrulloh saat bertemu silaturahmi di hotel d'Maleo Mamuju, Kamis (5/6/2026) malam. (Foto: KominfoSS Sulbar/Dian Afrianty)

MAMUJU, MASALEMBO.ID – Hubungan antara Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) dan Kepala BKN RI Prof Zudan Arif Fakrulloh yang sempat “memanas” akibat polemik penonaktifan layanan ASN Sulbar, mendadak mencair dalam sebuah pertemuan silaturahmi di Waterpark Hotel d’Maleo Mamuju, Kamis malam (4/6/2026).

Di tengah isu ketegangan mutasi jabatan yang menyeret kedua tokoh ini, mereka justru terlihat duduk berdampingan, tertawa, hingga bernyanyi bersama dalam acara silaturahmi penuh keakraban.

Suasana hangat ini seolah menepis isu keretakan hubungan setelah BKN memblokir layanan kepegawaian ASN Sulbar. Pemblokiran ini imbas dari 95 pejabat struktural yang dinonjobkan Gubernur SDK tanpa melalui mekanisme yang benar menurut BKN.

Acara yang bertajuk Silaturahmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Bersama Kepala BKN Republik Indonesia ini juga dihadiri oleh Sekretaris Provinsi Sulbar Junda Maulana beserta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar.

Baca Juga  Saat Kebaikan Dikalahkan Kebohongan Digital: Nasib Kaum Ragam Gender di Polewali Mandar

Sepanjang malam, Gubernur Suhardi Duka dan Prof Zudan yang didampingi istrinya, Ninuk Triyanti Zudan, tampak asyik berbincang santai sambil mengenang masa-masa ketika Prof Zudan menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar periode 2023–2024.

Suasana kaku sama sekali tidak terlihat, bahkan berganti riuh saat sejumlah kepala OPD bergantian menyumbangkan lagu.

“Pak Prof Zudan ini, Pj Gubernur, datang kembali ke kampungnya sendiri. Tentu kita merasa bahagia dan kita ingin kembali mengenang bersama bawahan-bawahan yang dulu. Akhirnya kita menyanyi dan kita happy-happy malam ini,” ujar Gubernur Suhardi Duka sembari tersenyum.

Baca Juga  Muhammadiyah Majene Salurkan 100 Karung Beras untuk Korban Kebakaran Galung Tulu

Saat dicecar pertanyaan oleh awak media mengenai isi pembicaraan sensitif di balik jamuan makan malam tersebut, Suhardi Duka memilih memberikan jawaban diplomatis.

“Tentang masa depan Sulbar,” katanya singkat.

Di tempat yang sama, Kepala BKN RI Prof Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran Pemprov Sulbar. Baginya, kunjungan ini adalah momen pulang kampung dan mempererat kembali silaturahmi.

“Pak Gubernur ini sahabat lama saya. Dulu kan sering jalan bareng, car free day di sini,” ujarnya.

Zudan mengaku bahagia bisa bernostalgia dengan para pejabat dan aparatur yang pernah bekerja bersama dirinya selama satu tahun memimpin Sulbar.

“Terima kasih banyak atas undangannya. Kita mengenang masa-masa dua tahun yang lalu, setahun bersama-sama. Ini merupakan forum untuk membangun masa depan Sulbar seperti yang dikatakan Pak Gubernur dan Pak Sekda,” ucapnya.

Baca Juga  Seniman Irfan Panggalo Gelar Pameran Tunggal Ilustrasi Cerita Rakyat Lokal Mandar

Zudan menepis hubungan dirinya dan Gubernur SDK meregang pasca pemblokiran layanan ASN Sulbar. Guru besar berlatar hukum itu menepisnya dengan santai, sambil berseloroh, bahkan menantang Gubernur Sulbar untuk berolahraga bersama lagi.

“Kalau perlu nanti kita datang lagi main bola lagi,” kelakarnya yang langsung disambut tawa lepas para hadirin.

Ia menegaskan bahwa komunikasi dan ikatan kekeluargaan antara dirinya selaku Kepala BKN dan Suhardi Duka sebagai Gubernur tetap berjalan profesional dan harmonis.

“Dari dulu cair. Dari dulu cair, tidak ada masalah,” pungkas Zudan menutup pembicaraan. (har/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *