RSUD Moh. Anwar Sumenep Prioritaskan Peningkatan Mutu Pelayanan

Avatar photo
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep tampak depan (Istimewa/Masalembo.id)

SUMENEP, MASALEMBO.ID – Upaya pembenahan besar-besaran terus dilakukan RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sepanjang Mei 2026, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tersebut menjalankan transformasi menyeluruh yang mencakup peningkatan mutu layanan, penguatan sumber daya manusia, hingga modernisasi fasilitas berbasis teknologi.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen manajemen untuk menjawab tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin cepat, akurat, dan profesional. RSUDMA tidak hanya berbenah secara fisik, tetapi juga membangun sistem pelayanan yang lebih disiplin dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Menurut Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Hj. Erliyati, mengatakan pihaknya secara khususnya meletakkan peningkatan mutu layanan sebagai prioritas utama. Untuk rumah sakit secara berkala terus melakukan pembenahan menyeluruh demi menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Baca Juga  Perkimtanhub Sulbar Matangkan Dukungan Teknis dan Infrastruktur Jelang Ramadan

“Salah satu prioritas utama kami adalah peningkatan mutu pelayanan. Evaluasi terus dilakukan agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang optimal,” ujar (18/05).

Sebagai bentuk keseriusan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, manajemen rumah sakit menerapkan kebijakan kompensasi bagi pasien apabila pelayanan yang diterima tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Kebijakan tersebut bukan sekadar langkah administratif, melainkan instrumen kontrol untuk memastikan seluruh tenaga medis dan petugas layanan bekerja sesuai standar. Dengan adanya kompensasi, RSUDMA mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan profesional di semua lini pelayanan.

Di sisi lain, peningkatan status RSUDMA menjadi rumah sakit Tipe B menjadi tonggak penting dalam perjalanan pengembangan institusi ini. Status tersebut menempatkan RSUDMA sebagai salah satu pusat rujukan utama di wilayah Madura, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Sumenep dan kawasan kepulauan.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Operasional Fasilitas Tetap Aman Pasca Gempa di Sulawesi Utara–Maluku Utara

Kenaikan kelas ini berdampak langsung pada perluasan layanan medis yang tersedia. RSUDMA kini semakin fokus mengembangkan layanan subspesialis guna mengurangi ketergantungan rujukan pasien ke luar daerah. Salah satu layanan yang menjadi perhatian utama adalah bedah digestif, yang ditujukan untuk menangani berbagai gangguan sistem pencernaan secara lebih komprehensif.

Penguatan layanan ini diharapkan mampu memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, sehingga pasien tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Selain itu, kesiapan layanan kegawatdaruratan juga menjadi prioritas. Instalasi Gawat Darurat (IGD) dipastikan tetap beroperasi selama 24 jam penuh tanpa henti, termasuk pada hari libur nasional dan momentum keagamaan seperti Ramadan maupun libur Kenaikan Isa Almasih. Hal ini menunjukkan komitmen RSUDMA dalam memberikan pelayanan yang siaga dan responsif kapan pun dibutuhkan.

Baca Juga  Mulai Februari 2025, Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg Hentikan Layanan ke Pengecer

Tidak hanya fokus pada layanan medis, RSUDMA juga memperkuat aspek sumber daya manusia. Pada tahun 2026, rumah sakit ini membuka rekrutmen Pegawai BLUD Non-ASN guna memenuhi kebutuhan tenaga profesional di berbagai bidang. Rekrutmen ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.

Transformasi juga menyentuh aspek digitalisasi layanan. RSUDMA mulai mengoptimalkan sistem validasi data medis pasien berbasis teknologi informasi. Langkah ini penting untuk meningkatkan akurasi data, mempercepat proses pelayanan, serta meminimalisir kesalahan dalam penanganan pasien.

Dengan integrasi teknologi, rumah sakit berupaya menciptakan sistem layanan kesehatan yang lebih modern dan efisien. Data pasien yang terkelola dengan baik akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan medis yang lebih tepat. (Red/TH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *