Raih UHC Award, SDK: Tidak Ada Lagi Warga Kesulitan Akses Layanan Kesehatan

Avatar photo
Gubernur Suhardi Duka menerima UHC Award 2026. (KominfoSS Sulbar/dok)

JAKARTA, masalembo.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 dari Pemerintah Pusat di Jakarta, Selasa 27 Januari 2026.

UHC Award adalah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada Pemerintah Daerah (Provinsi maupun Kabupaten/Kota) di Indonesia yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam memberikan jaminan kesehatan bagi warganya

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan Suhardi Duka dan Salim S Mengga dalam memperluas cakupan dan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, meski di tengah keterbatasan anggaran.

Baca Juga  Flare Gun Gubernur SDK Tanda Dimulai Sandeq Silumba, 55 Perahu Berlayar di Perairan Sulbar

Gubernur SDK secara resmi menerima penghargaan tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa capaian ini adalah hasil kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan di daerah.

“Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada lagi warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan karena kendala biaya,” ujar Suhardi Duka.

Baca Juga  Tujuh Fraksi DPRD Sumenep Paparkan Aspirasi Warga dalam Laporan Reses I 2025

Keberhasilan ini wujud konsistensi Sulbar dalam mengalokasikan anggaran kesehatan dan melakukan inovasi pendaftaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga ke wilayah pelosok. Hampir seluruh masyarakat Sulbar kini telah memiliki perlindungan kesehatan yang setara.

Gubernur juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan masih besar. Fokus selanjutnya adalah meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan dan menyederhanakan sistem rujukan agar manfaat JKN dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Baca Juga  Baznas Sulbar Diminta Berperan Aktif Mengentaskan Kemiskinan

Secara filosofis, UHC adalah perwujudan dari target SDGs (Sustainable Development Goals) poin ke-3, yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia.

Namun, meskipun suatu daerah menang UHC Award, tantangan biasanya bergeser dari “kuantitas peserta” menjadi “kualitas layanan” (seperti antrean rumah sakit atau ketersediaan kamar). Hal ini menjadi PR selanjutnya bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. (ril/har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *