Kemensos Kirim Bantuan untuk Korban Longsor Mamuju, Bahtiar Berterima Kasih

Avatar photo
Tim gabungan dari berbagai pihak bergerak ke lokasi longsor di Tapodede Dusun Tamasapi Kabupaten Mamuju. Daerah ini dilanda longsor yang merenggut nyawa empat orang warga setempat, Minggu (26/1/2025) malam. (Foto: Kominfo Sulbar/Dian)

MAMUJU, MASALEMBO.ID – Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin menyampaikan terima kasih atas bantuan Kementerian Sosial yang korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Mamuju.

Pj Bahtiar juga berterima kasih atas kekompakan OPD Pemprov Sulbar, Pemkab Mamuju dan instansi vertikal lainnya dalam penanggulangan bencana.

“Terima kasih tim pemangggulangan yang kompak di lapangan. Sejak Minggu sore sampai saat ini terus menolong warga. Terutama satuan TNI Korem, Kodim dan Lanal Mamuju, Basarnas, BPBD Sulbar dan Kabupaten, tim Kesehatan dan Relawan,” ujar Pj Bahtiar, Selasa (28/1/2025).

Baca Juga  Safari Ramadan di Mambi, Mamasa: Suhardi Duka Serahkan 500 Paket Sembako

Sementara, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat Wahab Hasan Sulur mengatakan, bantuan Kemensos ini rencananya akan tiba 29 Januari 2025.

“Bantuan ini berdasarkan kebutuhan dari hasil pantauan di lapangan,” ucap Wahab.

Baca Juga  Bahtiar: Kekuatan Besar NU Mampu Gerakkan Rakyat untuk Bangun Sulbar Tanpa APBN-APBD

Adapun bantuan dari Kemensos berupa, makanan siap saji, makanan anak, selimut, kasur, dan tenda keluarga, tenda darurat dan bantuan logistik lainnya.

Barang tersebut dikirim pada hari Selasa 28 Januari 2025 dari Gudang Sentra Nipotewe Palu ke lokasi bencana atau melalui Dinsos Kabupaten Mamuju dan Provinsi Sulawesi Barat. Barang tersebut digunakan untuk penanganan bencana alam di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar.

Baca Juga  Atlet Silat Mamuju Juara Dunia, Kadispora Sulbar: Ini Sejarah, Pertama Kalinya Bagi Sulbar

“Ini akan diserahkan di beberapa titik, terutama yang terdampak longsor di Tamasapi,” tandasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *