POLEWALI, MASALEMBO.ID – Kondisi udara di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, kian memprihatinkan akibat kabut asap yang semakin tebal dalam sepekan terakhir. Menanggapi situasi tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Polman resmi mengeluarkan imbauan bagi masyarakat agar selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Keterangan Dinkes Polman, kabut asap pekat yang menyelimuti wilayah ini membuat kualitas udara mengalami peningkatan status dari sedang menjadi tidak sehat. Berdasarkan uji kesehatan, indeks nilai particulate matter (PM2.5) terpantau meningkat. Partikel mikroskopis tersebut diketahui sangat berbahaya karena dapat masuk ke dalam saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan manusia.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Polman, dr Gunadil, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Berdasarkan penelusuran, kabut asap ini bersumber dari kebakaran lahan lokal di Sulawesi Barat serta kiriman asap dari berbagai daerah lain seperti Kalimantan, Papua, dan Maluku.
“Langkah ini diambil setelah melihat kondisi dan kualitas udara di Kabupaten Polewali Mandar yang semakin hari kabut asapnya semakin tebal dan pekat,” ujar Gunadil, Kamis (15/10/2026).
Gunadil menambahkan, untuk mencegah dampak buruk kesehatan terhadap masyarakat, Dinkes Polman mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh Puskesmas di wilayah ini agar melakukan edukasi dan sosialisasi.
Melalui instruksi yang disalurkan lewat seluruh puskesmas, Dinkes Polman berharap masyarakat dapat lebih waspada dan melindungi diri dari potensi gangguan pernapasan, terutama bagi anak-anak dan lansia yang beraktivitas di luar ruangan. (ant/har)












