MAJENE, MASALEMBO.ID – Kebakaran melanda pusat pembuatan batu bata di Lembang, Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Selasa, 15 Oktober 2024. Tiga bangunan pabrik yang sebagian besar terbuat dari kayu, bambu, dan beratap rumbia ludes dilalap si jago merah. Kebakaran ini diperparah oleh tiupan angin kencang yang membuat api cepat menyebar ke bangunan lainnya.
Menurut warga di lokasi, kebakaran bermula saat salah satu pabrik sedang melakukan proses pembakaran batu bata. Api yang tak terkendali kemudian menjalar ke struktur bangunan yang mudah terbakar. Meski warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, namun mereka tidak mampu menghalangi kebakaran yang terus meluas.
Bhabinkamtibmas Lembang, Aipda Henri Suseno, mengonfirmasi bahwa tiga bangunan pabrik batu bata habis terbakar dalam peristiwa ini. Satu armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengendalikan api dan mencegahnya menjalar ke bangunan lainnya.
“Diperkirakan kerugian akibat kebakaran ini mencapai antara Rp 40 juta hingga Rp 50 juta,” ungkap Aipda Henri.
Para pemilik pabrik dan karyawan diimbau untuk lebih berhati-hati dalam proses pembakaran di masa mendatang, guna mencegah kebakaran serupa terjadi lagi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun peristiwa tersebut menimbulkan kerugian materi yang cukup besar bagi pemilik pabrik batu bata. (Wan/har)












