POLEWALI, MASALEMBO.ID – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Polewali Mandar mengangkut sebanyak 4 ton sampah yang tersembunyi di belakang Pasar Baru Polewali, Jumat (9/10/2026). Aksi pembersihan ini dilakukan oleh pasukan oranye DLHK yang berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan, Kelurahan Watang, serta pihak pengelola pasar.
Sampah milik pedagang tersebut sebelumnya dimasukkan ke dalam karung dan ditumpuk di area belakang pasar dekat pantai.
Tumpukan sampah yang didominasi limbah organik seperti sisa sayuran dan plastik ini tidak terlihat dari luar karena terlindungi oleh lapak-lapak pedagang.
Puluhan karung sampah yang dibiarkan menumpuk sekian lama tersebut akhirnya diangkut menggunakan dua unit mobil truk sampah untuk dibuang ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST).
Kepala DLHK Polewali Mandar, Syarifuddin Wahba, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindakan lanjutan dari aksi pembersihan yang telah dilakukan sebelumnya.
“Minggu lalu kita sudah bersihkan sampah di pinggir laut, nah yang sekarang ini kita angkut sampah yang ada di dalam karung ini yang berada di belakang Pasar Baru,” ujar Syarifuddin.
Syarifuddin meminta pengelola pasar untuk terus mengimbau para pedagang agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke arah pantai. Ia menyarankan agar pedagang membuang sampah ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang telah dilengkapi dua unit bak kontainer sampah. Ke depannya, DLHK juga berencana menyediakan dua unit kontainer tambahan di sekitar area Pasar Baru Polewali.
“Sudah berkali-kali kami imbau kepada masyarakat, jika hanya pemerintah yang bergerak mengatasi sampah dan tidak didukung oleh kesadaran masyarakat itu sendiri pasti polemik sampah ini tidak akan bisa tuntas. Jadi mari kita sadar diri dan mencintai kebersihan lingkungan sekitar,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Camat Polewali, Masrullah, menginstruksikan pihak Kelurahan Watang untuk rutin berkoordinasi dengan pengelola pasar dan warga setempat agar tidak membuang sampah ke laut yang dapat merusak ekosistem. Ia juga mengimbau warga yang membutuhkan layanan pengangkutan sampah untuk menghubungi tim petugas DLHK atau pemerintah lingkungan setempat.
“Masalah ini harus berkolaborasi baik dengan seluruh elemen masyarakat, jangan lagi membuang sampah sembarangan,” kata Masrullah. (Ant)












